home masjid

Syarah Hadis: Rasulullah Tidak Menyukai Perselisihan

Selasa, 01 November 2022 - 06:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Perselisihan tentunya pernah dialami oleh setiap orang. Bahkan sampai berkelanjutan, padahal Islam sendiri mengajarkan cinta damai.

Perselisihan antar sesama muslim pun tidak disukai Rasulullah SAW, berikut hadisnya:

عن عُبَادَةَ بْنْ الصَّامِتِ رضي الله عنه قَالَ: خَرَجَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيُخْبِرَ النَّاسَ بِلَيْلَةِ الْقَدْرِ، فَتَلَاحَى رَجُلَانِ مِنْ الْمُسْلِمِينَ، قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:خَرَجْتُ لِأُخْبِرَكُمْ فَتَلَاحَى فُلَانٌ وَفُلَانٌ، وَإِنَّهَا رُفِعَتْ وَعَسَى أَنْ يَكُونَ خَيْرًا لَكُمْ، فَالْتَمِسُوهَا فِي التَّاسِعَةِ وَالسَّابِعَةِ وَالْخَامِسَةِ

Artinya: Dari Ubadah bin al-samitradiyallahu anhu, dia berkata, “RasulullahSallallahu alaihi wa sallamkeluar untuk mengabarkan waktu lailatul qadar kepada orang-orang, kemudian terdapat dua orang dari kalangan muslimin yang saling berselisih. Lantas NabiSallallahu alaihi wa sallambersabda, ‘Sesungguhnya aku keluar hendak mengabarkan (kapan) lailatulqadar kepada kalian, namun aku mendapati perselisihan antara Fulan dan Fulan sehingga ilmu tentang laitatul qadar diangkat kembali, bisa jadi hal itu adalah lebih baik buat kalian, maka carilah lailatul qadar pada malam kesembilan, ketujuh, dan kelima’.” (HR Bukhari nomor 6049).

Menurut pendakwah kondang Ustaz Adi Hidayat, setiap mukmin seharusnya menjalin hubungan yang baik sesama mukmin, jangan sampai berselisih hingga terlampau batas bahkan mencela berlebihan. Menurut dia, hal itu merupakan suatu yang sangat dilarang.

"Saat anda sedang mencela saudara anda, anda sedang keluar dari umanya Nabi Muhammad SAW," kata UAH dalam ceramahnya dikutip di kanal Dakwah Hikmah, Selasa (1/11/2022).

UAH menegaskan, seharusnya sesama muslim menjalin hubungan yang baik. Jika hubungan dengan non muslim dapat berjalan dengan baik, maka sesama mukmin harus bisa jauh lebih baik.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
rasulullah saw kerukunan umat beragama kajian hadits semangat kerukunan perselisihan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya