Progres Konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai 80 Persen
Hasanah syakim
Selasa, 01 November 2022 - 19:53 WIB
Pekerja mengoperasikan alat berat menyelesaikan lintasan pada proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung di Lembah Teratai, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Antara/Raisa)
Progres pembangungan kereta cepat Jakarta-Bandung sudah mendekati 80 persen dengan progres investasi mencapai 90,60 persen.
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan untuk 10 persen terakhir terkait dengan investment progress memang membutuhkan dukungan pembiayaan baru yang saat ini sedang diusahakan baik melalui permodalan maupun pinjaman dari China Development Bank (CDB).
"Panjang proyek kereta cepat sudah mencapai 142,3 km, di mana secara fisik sudah terhubung utuh dari ujung ke ujung, dari Halim sampai dengan Tegalluar baik secara elevated, subgrade, maupun yang di terowongan," ujar Wamen BUMN II Kartika Wirjoatmojo dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR, Selasa (1/11/2022).
Baca juga:Kereta Api Cepat Jakarta - Bandung Dinilai Sulit Balik Modal
Menurut Kartika atau biasa disapa Tiko, seluruh bagian subgrade dan terowongan yang semula merupakan tantangan telah diselesaikan.
Pada Januari 2023 diharapkan penyelesaian subgrade dan terowongan tuntas, kemudian akan dilakukan berbagai macam uji coba atau testing.
"Jadi kita harapkan mulai dari instalasi rel selesai secara utuh sampai dengan operasional, mudah-mudahan dalam tiga bulan bisa kita siapkan sehingga Juni atau Juli 2023 sudah bisa beroperasi secara komersial," kata Tiko.
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan untuk 10 persen terakhir terkait dengan investment progress memang membutuhkan dukungan pembiayaan baru yang saat ini sedang diusahakan baik melalui permodalan maupun pinjaman dari China Development Bank (CDB).
"Panjang proyek kereta cepat sudah mencapai 142,3 km, di mana secara fisik sudah terhubung utuh dari ujung ke ujung, dari Halim sampai dengan Tegalluar baik secara elevated, subgrade, maupun yang di terowongan," ujar Wamen BUMN II Kartika Wirjoatmojo dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR, Selasa (1/11/2022).
Baca juga:Kereta Api Cepat Jakarta - Bandung Dinilai Sulit Balik Modal
Menurut Kartika atau biasa disapa Tiko, seluruh bagian subgrade dan terowongan yang semula merupakan tantangan telah diselesaikan.
Pada Januari 2023 diharapkan penyelesaian subgrade dan terowongan tuntas, kemudian akan dilakukan berbagai macam uji coba atau testing.
"Jadi kita harapkan mulai dari instalasi rel selesai secara utuh sampai dengan operasional, mudah-mudahan dalam tiga bulan bisa kita siapkan sehingga Juni atau Juli 2023 sudah bisa beroperasi secara komersial," kata Tiko.