Eks PM Pakistan Imran Khan Ditembak dari Tiga Arah
Fifiyanti Abdurahman
Jum'at, 04 November 2022 - 11:06 WIB
Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan ditembak pria tak dikenal saat memimpin demo anti-pemerintah. Foto: Instagram/@imrankhan.pti
Serangan terhadap mantan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, berasal dari tiga arah berbeda. Hal tersebut disampaikan kepolisian setempat dan saksi mata di tempat kejadian.
Seperti diketahui, Imran Khan ditembak pria tak dikenal di Wazirabad pada Kamis (3/11/2022) kemarin. Imran tertembak saat memimpin demonstrasi anti-pemerintah, menuju ibu kota Islamabad.
Baca juga: Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak Orang Tak Dikenal
Polisi dan saksi mata mengatakan peluru ditembakkan dari tiga arah yang berbeda. Salah satu penyerang, kata mereka, menembaki truk terbuka yang ditumpangi Khan dari atap bengkel terdekat, seperti dikutip dari Siasat Daily, Jumat (4/11/2022).
Sebelumnya diberitakan ada satu penyerang ditangkap peserta demonstrasi. Tersangka diidentifikasi sebagai Naveed 'Thua' (bahasa slang Punjabi untuk kalajengking), kata laporan itu.
Dia mengaku melancarkan serangan secara sepihak dalam pernyataan video pengakuan yang direkam dan dirilis oleh polisi.
Tersangka telah dikirim ke kantor polisi Saddar di Gujrat. Polisi mengatakan bahwa mereka telah menemukan pistol 9 mm dari tersangka bersama dengan empat magasin.
Seperti diketahui, Imran Khan ditembak pria tak dikenal di Wazirabad pada Kamis (3/11/2022) kemarin. Imran tertembak saat memimpin demonstrasi anti-pemerintah, menuju ibu kota Islamabad.
Baca juga: Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak Orang Tak Dikenal
Polisi dan saksi mata mengatakan peluru ditembakkan dari tiga arah yang berbeda. Salah satu penyerang, kata mereka, menembaki truk terbuka yang ditumpangi Khan dari atap bengkel terdekat, seperti dikutip dari Siasat Daily, Jumat (4/11/2022).
Sebelumnya diberitakan ada satu penyerang ditangkap peserta demonstrasi. Tersangka diidentifikasi sebagai Naveed 'Thua' (bahasa slang Punjabi untuk kalajengking), kata laporan itu.
Dia mengaku melancarkan serangan secara sepihak dalam pernyataan video pengakuan yang direkam dan dirilis oleh polisi.
Tersangka telah dikirim ke kantor polisi Saddar di Gujrat. Polisi mengatakan bahwa mereka telah menemukan pistol 9 mm dari tersangka bersama dengan empat magasin.