LANGIT7.ID-Jakarta; Pembiayaan syariah Adira Finance menembus angka Rp9,8 triliun sepanjang 2025, setara dengan 23 persen dari total pembiayaan baru perusahaan. Capaian itu kini mendapat pengakuan eksternal lewat penghargaan "Indonesia Best Sharia Business Unit of Multifinance 2026" dalam ajang Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards 2026 yang digelar Warta Ekonomi.
Dilansir dari keterangan resmi, Rabu (22/4/2026), angka tersebut bukan sekadar statistik pertumbuhan. Di baliknya terdapat serangkaian strategi yang dijalankan secara konsisten, mulai dari penguatan ekosistem komunitas syariah melalui kolaborasi dengan mitra strategis, perluasan jaringan bisnis, hingga penetrasi produk pada segmen non-otomotif sebagai bagian dari diversifikasi portofolio.
Langkah diversifikasi ke segmen non-otomotif menjadi salah satu pembeda yang disorot dalam penilaian penghargaan. Adira Finance dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam sekaligus memperluas basis pelanggan di luar pasar tradisional pembiayaan kendaraan.
Penilaian dalam ajang tersebut mencakup empat aspek utama, yakni market visibility and brand competitiveness, inovasi bisnis syariah, penciptaan nilai ekonomi, dan kinerja keuangan. Adira Finance dinyatakan unggul di seluruh dimensi itu, khususnya dalam menghadirkan inovasi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan pasar serta memberikan dampak ekonomi berkelanjutan.
Selain ekspansi produk, perusahaan juga menempatkan retensi pelanggan sebagai prioritas dengan mengoptimalkan layanan dan pengalaman konsumen secara end-to-end. Pendekatan ini dirancang untuk membangun loyalitas jangka panjang, bukan sekadar mengejar volume pembiayaan baru.
Penghargaan ini menegaskan posisi PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk sebagai salah satu pemain utama industri multifinance syariah nasional, sekaligus mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi halal Indonesia di tengah ambisi menjadikan Indonesia sebagai kekuatan utama ekosistem syariah global.
(lam)