Kajian Ahad Pagi: Istikamah Kunci Kemenangan
Redaksi
Ahad, 06 November 2022 - 06:00 WIB
Kajian Ahad Pagi: Istikamah Kunci Kemenangan. Foto: Istimewa.
Hari ini, untuk dapat diperhitungkan di percaturan kekuatan dunia, maka sebuah negara harus punya dua ketahanan yaitu ketahanan pangan dan ketahanan militer.
Oleh: KH Bachtiar Nasir
Dunia Islam harus punya power yang akan membuatnya menjadi penentu keputusan. Namun, tidak dapat disangkal, justru dunia Islam saat ini berada dalam keterpurukan dan ketidakberdayaan menghadapi cengkeraman negara-negara besar di dunia seperti Amerika dan China.
Akan tetapi, menariknya di sini, harapan para ulama dan pejuang besar Islam saat ini, bahwa umat Islam di Indonesia-lah yang kelak akan memimpin dunia Islam. Termasuk orang-orang di Palestina. Mereka yakin bahwa sedari dulu, Al-Aqsa tidak pernah dimenangkan oleh orang-orang dari dalam negeri Palestina sendiri.
Oleh karena itu, harapan mereka terhadap Indonesia dengan jumlah penduduknya yang sebagian besar adalah muslim kelak akan membebaskan negeri ini untuk mereka. Semoga Allah Ta’ala meridhai umat Islam di negeri ini untuk membawa panji-panji Islam.
فَلِذٰلِكَ فَادْعُ ۚوَاسْتَقِمْ كَمَآ اُمِرْتَۚ وَلَا تَتَّبِعْ اَهْوَاۤءَهُمْۚ وَقُلْ اٰمَنْتُ بِمَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ مِنْ كِتٰبٍۚ وَاُمِرْتُ لِاَعْدِلَ بَيْنَكُمْ ۗ اَللّٰهُ رَبُّنَا وَرَبُّكُمْ ۗ لَنَآ اَعْمَالُنَا وَلَكُمْ اَعْمَالُكُمْ ۗ لَاحُجَّةَ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ ۗ اَللّٰهُ يَجْمَعُ بَيْنَنَا ۚوَاِلَيْهِ الْمَصِيْرُ ۗ
"Karena itu, serulah (mereka beriman) dan tetaplah (beriman dan berdakwah) sebagaimana diperintahkan kepadamu (Muhammad) dan janganlah mengikuti keinginan mereka dan katakanlah, “Aku beriman kepada Kitab yang diturunkan Allah dan aku diperintahkan agar berlaku adil di antara kamu. Allah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami perbuatan kami dan bagi kamu perbuatan kamu. Tidak (perlu) ada pertengkaran antara kami dan kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nyalah (kita) kembali.” (Surat Asy-Syura ayat 15).
Oleh: KH Bachtiar Nasir
Dunia Islam harus punya power yang akan membuatnya menjadi penentu keputusan. Namun, tidak dapat disangkal, justru dunia Islam saat ini berada dalam keterpurukan dan ketidakberdayaan menghadapi cengkeraman negara-negara besar di dunia seperti Amerika dan China.
Akan tetapi, menariknya di sini, harapan para ulama dan pejuang besar Islam saat ini, bahwa umat Islam di Indonesia-lah yang kelak akan memimpin dunia Islam. Termasuk orang-orang di Palestina. Mereka yakin bahwa sedari dulu, Al-Aqsa tidak pernah dimenangkan oleh orang-orang dari dalam negeri Palestina sendiri.
Oleh karena itu, harapan mereka terhadap Indonesia dengan jumlah penduduknya yang sebagian besar adalah muslim kelak akan membebaskan negeri ini untuk mereka. Semoga Allah Ta’ala meridhai umat Islam di negeri ini untuk membawa panji-panji Islam.
فَلِذٰلِكَ فَادْعُ ۚوَاسْتَقِمْ كَمَآ اُمِرْتَۚ وَلَا تَتَّبِعْ اَهْوَاۤءَهُمْۚ وَقُلْ اٰمَنْتُ بِمَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ مِنْ كِتٰبٍۚ وَاُمِرْتُ لِاَعْدِلَ بَيْنَكُمْ ۗ اَللّٰهُ رَبُّنَا وَرَبُّكُمْ ۗ لَنَآ اَعْمَالُنَا وَلَكُمْ اَعْمَالُكُمْ ۗ لَاحُجَّةَ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ ۗ اَللّٰهُ يَجْمَعُ بَيْنَنَا ۚوَاِلَيْهِ الْمَصِيْرُ ۗ
"Karena itu, serulah (mereka beriman) dan tetaplah (beriman dan berdakwah) sebagaimana diperintahkan kepadamu (Muhammad) dan janganlah mengikuti keinginan mereka dan katakanlah, “Aku beriman kepada Kitab yang diturunkan Allah dan aku diperintahkan agar berlaku adil di antara kamu. Allah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami perbuatan kami dan bagi kamu perbuatan kamu. Tidak (perlu) ada pertengkaran antara kami dan kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nyalah (kita) kembali.” (Surat Asy-Syura ayat 15).