Indonesia Promosi Pariwisata di World Travel Market London 2022
Hasanah syakim
Rabu, 09 November 2022 - 18:17 WIB
Pelaku industri pariwisata melakukan pameran di London, 7-9 November (foto: kemenparekraf)
Indonesia berpartisipasi dalam pameran pariwisata terbesar kedua dunia, "World Travel Market (WTM) London 2022" yang digelar 7-9 November 2022 di Inggris.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan, keikutsertaan Indonesia pada bursa pariwisata telah ada sejak 1980. Hal ini menjadi upaya pihaknya, memasarkan pariwisata Indonesia sebagai salah satu destinasi utama di Asia Tenggara di pasar Inggris.
"Mengingat pariwisata Indonesia bagi wisatawan mancanegara telah dibuka sejak Februari 2022. Sehingga dengan partisipasi kita di World Travel Market London, diharapkan dapat meningkatkan devisa negara," kata Sandiaga dalam keterangannya dikutip Rabu (9/11/2022).
Baca juga: 5 Tempat Bersejarah di Surabaya, Saksi Pertempuran 10 November
Sandiaga menjelaskan bahwa peningkatan devisa negara ini, melalui pariwisata serta mendorong penciptaan lapangan kerja baru dan berkualitas bagi masyarakat.
"Beberapa upaya yang telah dilakukan pemerintah Indonesia, untuk membangkitkan kembali industri pariwisata. Di antaranya pembebasan persyaratan tes PCR bagi pelaku perjalanan internasional yang sehat pada saat kedatangan," ujarnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan, keikutsertaan Indonesia pada bursa pariwisata telah ada sejak 1980. Hal ini menjadi upaya pihaknya, memasarkan pariwisata Indonesia sebagai salah satu destinasi utama di Asia Tenggara di pasar Inggris.
"Mengingat pariwisata Indonesia bagi wisatawan mancanegara telah dibuka sejak Februari 2022. Sehingga dengan partisipasi kita di World Travel Market London, diharapkan dapat meningkatkan devisa negara," kata Sandiaga dalam keterangannya dikutip Rabu (9/11/2022).
Baca juga: 5 Tempat Bersejarah di Surabaya, Saksi Pertempuran 10 November
Sandiaga menjelaskan bahwa peningkatan devisa negara ini, melalui pariwisata serta mendorong penciptaan lapangan kerja baru dan berkualitas bagi masyarakat.
"Beberapa upaya yang telah dilakukan pemerintah Indonesia, untuk membangkitkan kembali industri pariwisata. Di antaranya pembebasan persyaratan tes PCR bagi pelaku perjalanan internasional yang sehat pada saat kedatangan," ujarnya.