Melirik 7 Karya Seni Jelang KTT G20 di Bandara Ngurah Rai Bali
Hasanah syakim
Ahad, 13 November 2022 - 07:05 WIB
Melirik 7 Karya Seni Jelang KTT G20 di Bandara Ngurah Rai Bali. Foto: Istimewa.
Tujuh karya seni Bali terpajang di terminal kedatangan internasional untuk menyambut para delegasi KTT G20. Karya-karya ini merupakan hasil dari karya seni buatan pengrajin lokal di Bali.
PT Angkasa Pura 1 menyajikan instalasi seni di beberapa titik di Bandara Internasional Ngurah Rai agar para delegasi bisa mengenal keanekaragaman budaya dan kehidupan masyarakat. Serta diharapkan dapat membangkitkan ekonomi dan membuka peluang lapangan kerja, bagi para pelaku ekonomi kreatif di Bali.
"First impression menjadi satu hal yang penting. Presidensi G20 Indonesia akan menjadi etalase bagi ragam budaya yang dimiliki Indonesia," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dikutip Ahad (13/11/2022).
Baca Juga:FBI Sita Domain Situs E-Book Z-library
Adapun ketujuh karya seni Bali ini meliputi:
1. Paradise Scape (I Wayan Upadana)
Paradise Scape menjadi sebuah seni instalasi 3D yang menggabungkan berbagai media, mulai dari resin, video, layar LED, dan kaca. Kesenian ini merepresentasikan kehidupan sehari-hari, di mana manusia merupakan perpaduan antara kepribadian dalam diri sendiri dan lingkungan sekitar.
PT Angkasa Pura 1 menyajikan instalasi seni di beberapa titik di Bandara Internasional Ngurah Rai agar para delegasi bisa mengenal keanekaragaman budaya dan kehidupan masyarakat. Serta diharapkan dapat membangkitkan ekonomi dan membuka peluang lapangan kerja, bagi para pelaku ekonomi kreatif di Bali.
"First impression menjadi satu hal yang penting. Presidensi G20 Indonesia akan menjadi etalase bagi ragam budaya yang dimiliki Indonesia," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dikutip Ahad (13/11/2022).
Baca Juga:FBI Sita Domain Situs E-Book Z-library
Adapun ketujuh karya seni Bali ini meliputi:
1. Paradise Scape (I Wayan Upadana)
Paradise Scape menjadi sebuah seni instalasi 3D yang menggabungkan berbagai media, mulai dari resin, video, layar LED, dan kaca. Kesenian ini merepresentasikan kehidupan sehari-hari, di mana manusia merupakan perpaduan antara kepribadian dalam diri sendiri dan lingkungan sekitar.