home masjid

Sejarah Masjid Babus Salam Berawal dari Rencana Relokasi

Ahad, 13 November 2022 - 12:00 WIB
Sejarah Masjid Babus Salam Berawal dari Rencana Relokasi. Foto: Istimewa.
Ada kisah menarik dari berdirinya Masjid Jami Babus Salam. Awalnya, sebuah perusahaan swasta di kawasan perkantoran Karet Semanggi, Jakarta Selatan ingin memerluas wilayah gedung yang mengharuskan relokasi Masjid Hidayatullah.

Perusahaan tersebut pun memilih tempat dan dibangunlah Masjid Hidayatullah yang baru pada tahun 1992. Kendati demikian, masyarakat Karet Sudirman menolak penggusuran dan relokasi dari masjid Cagar Budaya tersebut.

Lantaran pembangunan masjid baru telah rampung, akhirnya perusahaan tersebut tidak jadi memerluas wilayahnya dan Masjid Hidayatullah tidak jadi di relokasi. Agar tidak menggunakan nama yang sama, akhirnya masjid baru itu pun diganti dengan nama Masjid Babus Salam.

Baca Juga:Daniel Mananta Sowan ke UAS, Kunjungi Masjid hingga Makan Durian Bareng

Uniknya, Masjid Jami Babus Salam di wakafkan kepada masyarakat sekitar, dan kini dikelola oleh pihak keluarga Haji Mahdi. Masyarakat dan pihak developer perusahaan itu pun mempercayai Haji Mahdi untuk menjaga masjid, karena lokasi tempat ibadah tersebut berdiri berdampingan dengan rumahnya.

"Orang tua saya dulu kan Ketua DMI (Dewan Masjid Indonesia) Kecamatan Setiabudi, karena Ketua DMI dan masjid sudah jadi sayang bila tidak diisi. Akhirnya kunci diserahkan ke orang tua untuk dirawat," kata Ustaz Robi saat ditemui Langit7.id, Ahad (13/11/2022).

Adapun Masjid Jami Babus Salam berada di satu kawasan dengan rumah Haji Mahdi. Artinya di kawasan tersebut hanya terdapat dua bangunan yakni rumah sang pengurus dan bangunan masjid.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
adab masuk masjid memakmurkan masjid arsitektur masjid dkm masjid masjid jami babus salam
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya