Super Jenius! Tes IQ Bocah Muslim Ini Kalahkan Einsten dan Hawking
Fifiyanti Abdurahman
Selasa, 15 November 2022 - 09:45 WIB
Yusuf Shah yang memiliki nilai IQ melebih Albert Einsten dan Stephen Hawking. Foto: Istimewa.
Bocah 11 tahun asal Leeds, Inggirs, Yusuf Shah, mencatat skor 162 pada tes IQ. Hasil ini mengungguli ilmuwan jenius Albert Einsten dan fisikawan Stephen Hawking.
Shah mencapai IQ maksimum untuk anak di bawah 18 tahun, dan berada di posisi teratas populasi.
Skor siswa kelas enam tersebut lebih bila dibandingkan dengan fisikawan Hawking dan Einsten dengan skor IQ 160.
Baca juga: Kim Ung Yong, Pria Super Jenius dari Korea, Raih Gelar Ph.D di Usia 15 Tahun
Melansir dari Arab News, Shah memutuskan untuk mengikuti tes Mensa setelah terus menerus diberitahu kepintaran dia oleh teman-temannya.
“Saya selalu ingin tahu apakah saya termasuk dalam dua persen teratas orang yang mengikuti tes. Rasanya istimewa memiliki sertifikat untuk saya dan tentang saya” jelas Shah, dikutip Selasa (15/11/2022).
Shah pun membagikan cara dia merangsang otaknya dengan bermain teka teki sudoku dan memecahkan kubus rubik. Bocah yang menyukai matematika ini bermain dengan kubus ikonik itu di bulan Januari dan berhasil menyelesaikannya hanya dalam satu bulan.
Shah mencapai IQ maksimum untuk anak di bawah 18 tahun, dan berada di posisi teratas populasi.
Skor siswa kelas enam tersebut lebih bila dibandingkan dengan fisikawan Hawking dan Einsten dengan skor IQ 160.
Baca juga: Kim Ung Yong, Pria Super Jenius dari Korea, Raih Gelar Ph.D di Usia 15 Tahun
Melansir dari Arab News, Shah memutuskan untuk mengikuti tes Mensa setelah terus menerus diberitahu kepintaran dia oleh teman-temannya.
“Saya selalu ingin tahu apakah saya termasuk dalam dua persen teratas orang yang mengikuti tes. Rasanya istimewa memiliki sertifikat untuk saya dan tentang saya” jelas Shah, dikutip Selasa (15/11/2022).
Shah pun membagikan cara dia merangsang otaknya dengan bermain teka teki sudoku dan memecahkan kubus rubik. Bocah yang menyukai matematika ini bermain dengan kubus ikonik itu di bulan Januari dan berhasil menyelesaikannya hanya dalam satu bulan.