Pateemoh Sadeeyamu Jadi Gubernur Muslimah Pertama di Thailand
Muhajirin
Kamis, 17 November 2022 - 16:20 WIB
Gubernur Muslimah Pertama di Thailand, Pateemoh Sadeeyamu (foto: Anadolu Agency)
Patteemoh Sadeeyamu (57) ditunjuk sebagai Gubernurmuslimah pertama di Provinsi Pattani Selatan,Thailand. Kabinet Thailand menyetujui pengangkatan tersebut pada Selasa (15/11/2022) lalu.
Para pengamat menilai hal tersebut sebagai tanda peningkatan wanita Muslimah dalam politik Thailand. Meski demikian, para pengamat mengakui banyak tantangan yang harus dihadapi seorang muslimah yang terjun ke dunia politik Thailand.
“Ini adalah perkembangan yang sangat besar. Menjadi seorang muslim dan seorang wanita memiliki banyak tantangan dalam politik Thailand. Kita bisa melihat peningkatan perempuan muslim dalam politik,” kata Wakil Dekan Akademik, Penelitian dan Luar Negeri di Universitas Prince of Songkhla, Pattani, Yasim Sattar, melansir Anadolu Agency, Kamis (17/11/2022).
Baca Juga: Fatima Payman, Muslimah Berhijab Pertama yang Terpilih Jadi Senator Australia
Dari 77 provinsi, empat provinsi selatan Pattani, Yala, Narathiwat, dan Songkhla telah mengalami konflik selama beberapa dekade dengan Front Revolusioner Nasional. Kelompok itu disebut pemberontak utama.
Para pengamat menilai hal tersebut sebagai tanda peningkatan wanita Muslimah dalam politik Thailand. Meski demikian, para pengamat mengakui banyak tantangan yang harus dihadapi seorang muslimah yang terjun ke dunia politik Thailand.
“Ini adalah perkembangan yang sangat besar. Menjadi seorang muslim dan seorang wanita memiliki banyak tantangan dalam politik Thailand. Kita bisa melihat peningkatan perempuan muslim dalam politik,” kata Wakil Dekan Akademik, Penelitian dan Luar Negeri di Universitas Prince of Songkhla, Pattani, Yasim Sattar, melansir Anadolu Agency, Kamis (17/11/2022).
Baca Juga: Fatima Payman, Muslimah Berhijab Pertama yang Terpilih Jadi Senator Australia
Dari 77 provinsi, empat provinsi selatan Pattani, Yala, Narathiwat, dan Songkhla telah mengalami konflik selama beberapa dekade dengan Front Revolusioner Nasional. Kelompok itu disebut pemberontak utama.