Jelang Resesi 2023, PHK Startup Diprediksi Terus Berlanjut
Mahmuda attar hussein
Ahad, 20 November 2022 - 15:35 WIB
Ilustrasi PHK massal. (Foto: Istimewa).
Sejumlah startup diprediksi akan terus melakukan pemecatan atau PHK massal terhadap para karyawan. Kondisi ini terjadi sampai resesi 2023 mendatang.
Startup seperti GoTo dan Ruangguru telah melakukan PHK massal kepada karyawannya, pada Jumat (18/11/2022) lalu. GoTo melakukan PHK terhadap 1.300 karyawannya, sementara ratusan karyawan Ruangguru mengalami PHK.
Padahal, perekonomian global yang suram diprediksi baru akan terjadi tahun depan. Lantas apakah PHK massal ini akan terus terjadi?
Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Izzudin Al Farras Adha memprediksi, PHK massal masih akan terjadi di akhir tahun ini, hingga 2023.
"Ke depan selama ekonomi global masih suram dan gelap, diprediksi PHK startup akan masih terus dilakukan," katanya kepada Langit7, Ahad (20/11/2022).
Baca Juga: Daftar 7 Perusahaan RI Lakukan PHK Massal, GoTo hingga Ruangguru
Dia mengatakan, perekonomian global yang suram itu turut berdampak pada startup dan menjadi tantangan tersendiri yang mesti diselesaikan oleh perusahaan.
Startup seperti GoTo dan Ruangguru telah melakukan PHK massal kepada karyawannya, pada Jumat (18/11/2022) lalu. GoTo melakukan PHK terhadap 1.300 karyawannya, sementara ratusan karyawan Ruangguru mengalami PHK.
Padahal, perekonomian global yang suram diprediksi baru akan terjadi tahun depan. Lantas apakah PHK massal ini akan terus terjadi?
Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Izzudin Al Farras Adha memprediksi, PHK massal masih akan terjadi di akhir tahun ini, hingga 2023.
"Ke depan selama ekonomi global masih suram dan gelap, diprediksi PHK startup akan masih terus dilakukan," katanya kepada Langit7, Ahad (20/11/2022).
Baca Juga: Daftar 7 Perusahaan RI Lakukan PHK Massal, GoTo hingga Ruangguru
Dia mengatakan, perekonomian global yang suram itu turut berdampak pada startup dan menjadi tantangan tersendiri yang mesti diselesaikan oleh perusahaan.