Kampung Wisata Kauman, Lokasi Berdirinya Organisasi Muhammadiyah
Hasanah syakim
Selasa, 22 November 2022 - 09:23 WIB
Kampung Wisata Kauman, Lokasi Berdirinya Organisasi Muhammadiyah. Foto: Istimewa.
Kampung Wisata Kauman merupakan sebuah kampung urban kecil, terletak di sebelah barat alun-alun utara Kota Yogyakarta. Kendati kecil akan tetapi kondisi kampung ini terbilang padat, rumah-rumah terlihat berdempetan antara satu dengan yang lainnya.
Selain itu, di Kampung Kauman ini juga terdapat beberapa gang sempit yang di sebelahnya hanya cukup untuk pejalan kaki. Jika dilihat sekilas, kampung ini terlihat sama dengan kampung-kampung lainnya di Yogyakarta akan tetapi kampung kecil ini menjadi kampung terbaik di Yogyakarta.
Hal tersebut karena di kampung ini lahir seorang ulama terkemuka serta Pahlawan Nasional Indonesia, yaitu Kiai Haji Ahmad Dahlan. Pada tahun 1912 Kiai Ahmad Dahlan mendirikan persyarikatan Muhammadiyah, sebuah organisasi berbasis kampung yang kini menjelma sebagai organisasi Islam modern terbesar di Indonesia.
Pengaruh dari organisasi ini mencakup ujung barat hingga ujung timur Indonesia, jutaan orang bernaung di bawah organisasi yang berlambang matahari. Besarnya kiprah Muhammadiyah dapat dilihat dari statistiknya yang impresi, organisasi ini berhasil mengelola kurang lebih 177 perguruan tinggi, ratusan rumah sakit, serta puluhan ribu sekolah di semua jenjang.
Baca Juga:Innalillahi, Ulama Persis KH Aceng Zakaria Wafat
Arkeolog, Subhi Mahmashony Harimurti turut menjelaskan sejarah kampung-kampung sebelum kedatangan Muhammadiyah, kata Subhi, kehidupan kampung ini sebelum adanya Muhammadiyah bisa dikatakan cukup kompleks.
"Yakni, terdapat dua poin pertama masalah kondisi ekonomi dan kedua kondisi keagamaan. Mengenai kondisi ekonomi khususnya sosial ekonomi kita tahu, bahwasanya rata-rata masyarakatnya adalah para pedagang dan pengusaha batik," kata Subhi dalam tayangan YouTube Suara Muhammadiyah TV, dikutip Selasa (22/11/2022).
Selain itu, di Kampung Kauman ini juga terdapat beberapa gang sempit yang di sebelahnya hanya cukup untuk pejalan kaki. Jika dilihat sekilas, kampung ini terlihat sama dengan kampung-kampung lainnya di Yogyakarta akan tetapi kampung kecil ini menjadi kampung terbaik di Yogyakarta.
Hal tersebut karena di kampung ini lahir seorang ulama terkemuka serta Pahlawan Nasional Indonesia, yaitu Kiai Haji Ahmad Dahlan. Pada tahun 1912 Kiai Ahmad Dahlan mendirikan persyarikatan Muhammadiyah, sebuah organisasi berbasis kampung yang kini menjelma sebagai organisasi Islam modern terbesar di Indonesia.
Pengaruh dari organisasi ini mencakup ujung barat hingga ujung timur Indonesia, jutaan orang bernaung di bawah organisasi yang berlambang matahari. Besarnya kiprah Muhammadiyah dapat dilihat dari statistiknya yang impresi, organisasi ini berhasil mengelola kurang lebih 177 perguruan tinggi, ratusan rumah sakit, serta puluhan ribu sekolah di semua jenjang.
Baca Juga:Innalillahi, Ulama Persis KH Aceng Zakaria Wafat
Arkeolog, Subhi Mahmashony Harimurti turut menjelaskan sejarah kampung-kampung sebelum kedatangan Muhammadiyah, kata Subhi, kehidupan kampung ini sebelum adanya Muhammadiyah bisa dikatakan cukup kompleks.
"Yakni, terdapat dua poin pertama masalah kondisi ekonomi dan kedua kondisi keagamaan. Mengenai kondisi ekonomi khususnya sosial ekonomi kita tahu, bahwasanya rata-rata masyarakatnya adalah para pedagang dan pengusaha batik," kata Subhi dalam tayangan YouTube Suara Muhammadiyah TV, dikutip Selasa (22/11/2022).