Piala Dunia 2022 Qatar
Qatar dan Saudi Bikin Negara Barat Ngaplo
Redaksi
Selasa, 22 November 2022 - 23:31 WIB
Wartawan senior Tofan Mahdi. (Foto: Istimewa)
Sejak awal terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar tak pernah lepas dari berbagai black campaign. Mulai dai gosip bahwa kemenangannya terpilih sebagai tuan rumah karena suap, suhu udara yang sangat panas sehingga tidak favorable sebagai host pesta sepakbola terbesar di dunia tersebut, hingga terkait larangan bagi penonton untuk mengkonsumsi minuman beralkohol selama Piala Dunia.
Oleh:Tofan Mahdi
Qatar dan Saudi Arabia sukses membuat negara-negara Barat ngaplo. Ngaplo adalah kosakata gaul khas Jawa Timur dan Jawa Tengah, yang artinya seperti kaget atau tercengang. Bisa juga, ngaplo berarti tidak percaya dengan apa yang disaksikan namun tidak bisa berbuat apa-apa. Nah, baru hari kedua, FIFA World Cup 2022 Qatar, negara-negara Barat itu pun ngaplo.
Sejak awal terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar tak pernah lepas dari berbagai black campaign. Mulai dai gosip bahwa kemenangannya terpilih sebagai tuan rumah karena suap, suhu udara yang sangat panas sehingga tidak favorable sebagai host pesta sepakbola terbesar di dunia tersebut, hingga terkait larangan bagi penonton untuk mengkonsumsi minuman beralkohol selama Piala Dunia. Berbagai isu tersebut terus digoreng bahkan beberapa hari menjelang pembukaan Piala Dunia, Minggu (20/11).
Qatar tidak banyak merespons hal tersebut. Black campaign terkait suap tidak ditanggapi, tentang suhu udara terjawab dengan digesernya jadwal ke akhir November, dan soal minuman beralkohol, Qatar sesederhana bilang, ikuti dan hormati aturan di Qatar atau tidak perlu datang.
Baca Juga:Argentina Sering Terjebak Offside, Warganet: The Power of Luruskan Shaf
Oleh:Tofan Mahdi
Qatar dan Saudi Arabia sukses membuat negara-negara Barat ngaplo. Ngaplo adalah kosakata gaul khas Jawa Timur dan Jawa Tengah, yang artinya seperti kaget atau tercengang. Bisa juga, ngaplo berarti tidak percaya dengan apa yang disaksikan namun tidak bisa berbuat apa-apa. Nah, baru hari kedua, FIFA World Cup 2022 Qatar, negara-negara Barat itu pun ngaplo.
Sejak awal terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar tak pernah lepas dari berbagai black campaign. Mulai dai gosip bahwa kemenangannya terpilih sebagai tuan rumah karena suap, suhu udara yang sangat panas sehingga tidak favorable sebagai host pesta sepakbola terbesar di dunia tersebut, hingga terkait larangan bagi penonton untuk mengkonsumsi minuman beralkohol selama Piala Dunia. Berbagai isu tersebut terus digoreng bahkan beberapa hari menjelang pembukaan Piala Dunia, Minggu (20/11).
Qatar tidak banyak merespons hal tersebut. Black campaign terkait suap tidak ditanggapi, tentang suhu udara terjawab dengan digesernya jadwal ke akhir November, dan soal minuman beralkohol, Qatar sesederhana bilang, ikuti dan hormati aturan di Qatar atau tidak perlu datang.
Baca Juga:Argentina Sering Terjebak Offside, Warganet: The Power of Luruskan Shaf