Sekjen DMI: Masjid Harus Inklusif, Bukan Tempat Gesekan Antargolongan
Ahmad jilul qurani farid
Jum'at, 25 November 2022 - 07:52 WIB
Sekjen Dewan Masjid Indonesia (DMI) Dr. Imam Addaruqutni (foto: LANGIT7.ID/Ahmad Jilul QF)
Fenomena rebutan pengelolaanmasjid dan jemaah masih kerap terjadi di akar rumput. Satu golongan hanya ingin mendominasi suatu masjid tanpa mengakomodir golongan lain. Atau satu golongan berusaha mengkooptasi suatu masjid dalam pengelolaan kelompoknya saja.
Hal seperti itu tidak dipungkiri oleh Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia (DMI) Dr. Imam Addaruqutni. Kendati dia menyayangkan hal semacam itu masih terjadi di akar rumput.
"Memang di kalangan masyarakat, masih ada juga pemahaman yang sangat eksklusif. Itu terjadi di kelompok masyarakat manapun," kata Imam saat ditemui Langit7.id di Surakarta, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: HNW: Masjid Kuatkan Ukhuwah Umat Islam
Menurut Imam eksklusifitas wajar terjadi namun harus ada batasnya. Jika tidak, ekspresi eksklusifitas yang kebablasan justru mengarah pada sikap yang radikal tak hanya terhadap agama lain tapi juga golongan lain walaupun sesama muslim.
Hal seperti itu tidak dipungkiri oleh Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia (DMI) Dr. Imam Addaruqutni. Kendati dia menyayangkan hal semacam itu masih terjadi di akar rumput.
"Memang di kalangan masyarakat, masih ada juga pemahaman yang sangat eksklusif. Itu terjadi di kelompok masyarakat manapun," kata Imam saat ditemui Langit7.id di Surakarta, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: HNW: Masjid Kuatkan Ukhuwah Umat Islam
Menurut Imam eksklusifitas wajar terjadi namun harus ada batasnya. Jika tidak, ekspresi eksklusifitas yang kebablasan justru mengarah pada sikap yang radikal tak hanya terhadap agama lain tapi juga golongan lain walaupun sesama muslim.