LPB MUI Gandeng Indonesia Care dan MDMC Dirikan Masjid Darurat di Cianjur
Redaksi
Sabtu, 26 November 2022 - 23:35 WIB
LPB MUI menggandeng lembaga Indonesia Care dan MDMC dirikan Masjid Darurat Khadimul Ummah di Cianjur. (Foto: dok. LPB MUI)
Lembaga Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (LPB MUI) menggandeng lembaga kemanusiaan IndonesiaCare dan MDMC membentuk masjid darurat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pembentukan masjid darurat sebagai fasilitas bagi masyarakat pengungsi untuk menunaikan ibadah salat.
"Alhamdulillah tanggal 24 November kami mendapatkan amanah tersebut, hari ini masjid darurat Khadimul Ummah sudah berdiri dan siap difungsikan," ujar direktur eksekutif Indonesia Care, Lukman Azis di lokasi Kampung Gunung, Cugenang, Cianjur, Sabtu (26/11/2022).
Lukman menjelaskan bahwa pembentukan masjid darurat bukan hanya untuk ibadah salat warga, namun sekaligus menjadi posko dapur umum dan logistik kolaborasi tiga lembaga. Di antaranya LPB MUI, Indonesia Care dan MDMC.
Baca Juga:Awkarin Turun ke Lapangan Bantu Pengungsi Gempa Cianjur
Sekretaris LPB MUI, Ahmad Baidun mengatakan pembangunan masjid darurat juga didukung oleh Kodam Udaya Bali perwakilan Jakarta dalam hal transportasi. LPB MUI juga mengadakan pelayanan medis dan kegiatan psikososial bagi korban terdampak gempa.
"Sejumlah relawan medis LPB MUI dari Indonesia Care dan MDMC juga terlibat dalam pelayanan medis yang dilakukan secara mobile. LPB MUI juga menurunkan satu unit ambulans prehospital dan ambulan biasa ke Cianjur untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan," kata Ahmad Baidun.
Baidun turut menjelaskan ambulans prehospital milik LPB MUI tersebut memiliki fasilitas lengkap. Mulai dari oksigen, pacu jantung dan peralatan penunjang tindakan operasi kecil dalam kendaraan.
"Alhamdulillah tanggal 24 November kami mendapatkan amanah tersebut, hari ini masjid darurat Khadimul Ummah sudah berdiri dan siap difungsikan," ujar direktur eksekutif Indonesia Care, Lukman Azis di lokasi Kampung Gunung, Cugenang, Cianjur, Sabtu (26/11/2022).
Lukman menjelaskan bahwa pembentukan masjid darurat bukan hanya untuk ibadah salat warga, namun sekaligus menjadi posko dapur umum dan logistik kolaborasi tiga lembaga. Di antaranya LPB MUI, Indonesia Care dan MDMC.
Baca Juga:Awkarin Turun ke Lapangan Bantu Pengungsi Gempa Cianjur
Sekretaris LPB MUI, Ahmad Baidun mengatakan pembangunan masjid darurat juga didukung oleh Kodam Udaya Bali perwakilan Jakarta dalam hal transportasi. LPB MUI juga mengadakan pelayanan medis dan kegiatan psikososial bagi korban terdampak gempa.
"Sejumlah relawan medis LPB MUI dari Indonesia Care dan MDMC juga terlibat dalam pelayanan medis yang dilakukan secara mobile. LPB MUI juga menurunkan satu unit ambulans prehospital dan ambulan biasa ke Cianjur untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan," kata Ahmad Baidun.
Baidun turut menjelaskan ambulans prehospital milik LPB MUI tersebut memiliki fasilitas lengkap. Mulai dari oksigen, pacu jantung dan peralatan penunjang tindakan operasi kecil dalam kendaraan.