Pengertian Ikhlas, Abdurrahman Al Habsyi: Mulai dari Syahadat
Mahmuda attar hussein
Senin, 28 November 2022 - 09:30 WIB
Habib Abdurahman Al Habsyi. (Foto: Istimewa).
Pengertian ikhlas menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) yakni bersih hati, tulus hati. Namun dalam Islam memiliki arti yang lebih spesifik lagi.
Penceramah Habib Abdurrahman Al Habsyi mengatakan, ikhlas itu dimulai dari kalimat syahadat, berawal dari kalimat "La illaha illallah".
"Ketika mengucapkan kalimat tersebut, kosongkan hati dari tuhan-tuhan kecil dan hanya isi dengan Tuhan yang Maha Agung, Allah SWT," kata Ustadz Rahman sapaan akrabnya dikutip Senin (28/11/2022).
Baca Juga: Tafsir Surat Al-Ikhlas: Memurnikan Ketauhidan kepada Allah SWT
Ikhlas berarti juga kejujuran hamba dalam keyakinan dan akidah. Syahadat yang benar merupakan bukti ketaatan seorang muslim terhadap Rabb-Nya.
Setelah itu ikhlas baru bisa diikuti dengan perbuatan. Menurut dia, semua hal yang dikerjakan di dunia ini, niatkan hanya karena Allah SWT.
"Imam Al Ghazali mengatakan, amal yang kita perbuat, murni hanya karena Allah SWT. Bekerja karena Allah, mencintai seseorang kerena Allah," ujarnya.
Penceramah Habib Abdurrahman Al Habsyi mengatakan, ikhlas itu dimulai dari kalimat syahadat, berawal dari kalimat "La illaha illallah".
"Ketika mengucapkan kalimat tersebut, kosongkan hati dari tuhan-tuhan kecil dan hanya isi dengan Tuhan yang Maha Agung, Allah SWT," kata Ustadz Rahman sapaan akrabnya dikutip Senin (28/11/2022).
Baca Juga: Tafsir Surat Al-Ikhlas: Memurnikan Ketauhidan kepada Allah SWT
Ikhlas berarti juga kejujuran hamba dalam keyakinan dan akidah. Syahadat yang benar merupakan bukti ketaatan seorang muslim terhadap Rabb-Nya.
Setelah itu ikhlas baru bisa diikuti dengan perbuatan. Menurut dia, semua hal yang dikerjakan di dunia ini, niatkan hanya karena Allah SWT.
"Imam Al Ghazali mengatakan, amal yang kita perbuat, murni hanya karena Allah SWT. Bekerja karena Allah, mencintai seseorang kerena Allah," ujarnya.
(bal)