Pertamina Raih Penghargaan TKDN dari BPPT
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 15:31 WIB
ilkustrasi industri migas. (foto: iStock)
PT Pertamina (Persero) terus berkomitmen untuk menggerakan industri nasional melalui upaya pelibatan pengusaha dalam negeri secara optimal semakin mendapat kepercayaan Pemerintah.
Hal ini ditandai dengan penghargaan yang diberikan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kepada Pertamina atas komitmennya dalam implementasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk kategori BUMN, Rabu (18/9) kemarin.
Direktur Logistik & Infrastruktur Pertamina, Mulyono, mengatakan komitmen TKDN Pertamina dalam 5 (lima) tahun ke depan sejak tahun 2020, melalui rencana investasi senilai USD92 miliar yang tersebar di seluruh lini bisnis diproyeksikan menyerap TKDN mencapai 50 persen pada tahun 2024 nanti.
Optimisme proyeksi TKDN tersebut mengacu pada realisasi yang telah dicapai pada 2020 yaitu lebih dari 55 persen dan Semester 1 2021 mencapai lebih dari 57 persen.
Proyeksi dan realisasi yang tinggi ini berkat implementasi TKDN yang diterapkan dalam seluruh proses pengadaan. Mulai sejak tahap perencanaan, monitoring, dan evaluasi.
"Ini amanah dan tanggung jawab. Mudah-mudahan dengan penghargaan ini akan memajukan, memotivasi, mendorong kami di Pertamina agar selalu bisa meningkatkan TKDN di seluruh proyek. Sebagai BUMN, Pertamina terus mengusahakan peningkatan penggunaan produk dalam negeri sesuai aturan yang berlaku, agar menjadi penggerak ekonomi nasional," ujar Mulyono, Jumat (20/8).
Baca juga:Ambil Alih dari Chevron, Pertamina Resmi Kelola Blok Rokan
Hal ini ditandai dengan penghargaan yang diberikan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kepada Pertamina atas komitmennya dalam implementasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk kategori BUMN, Rabu (18/9) kemarin.
Direktur Logistik & Infrastruktur Pertamina, Mulyono, mengatakan komitmen TKDN Pertamina dalam 5 (lima) tahun ke depan sejak tahun 2020, melalui rencana investasi senilai USD92 miliar yang tersebar di seluruh lini bisnis diproyeksikan menyerap TKDN mencapai 50 persen pada tahun 2024 nanti.
Optimisme proyeksi TKDN tersebut mengacu pada realisasi yang telah dicapai pada 2020 yaitu lebih dari 55 persen dan Semester 1 2021 mencapai lebih dari 57 persen.
Proyeksi dan realisasi yang tinggi ini berkat implementasi TKDN yang diterapkan dalam seluruh proses pengadaan. Mulai sejak tahap perencanaan, monitoring, dan evaluasi.
"Ini amanah dan tanggung jawab. Mudah-mudahan dengan penghargaan ini akan memajukan, memotivasi, mendorong kami di Pertamina agar selalu bisa meningkatkan TKDN di seluruh proyek. Sebagai BUMN, Pertamina terus mengusahakan peningkatan penggunaan produk dalam negeri sesuai aturan yang berlaku, agar menjadi penggerak ekonomi nasional," ujar Mulyono, Jumat (20/8).
Baca juga:Ambil Alih dari Chevron, Pertamina Resmi Kelola Blok Rokan