home global news

Pengamat: Jokowi Harus Tegur Keras Kepala BP2MI yang Minta Izin Tempur

Selasa, 29 November 2022 - 15:38 WIB
Presiden Jokowi bersama Kepala BP2MI Benny Rhamdani (foto: istimewa)
Dosen Sosiologi Politik Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya, Dr. Umar Sholahuddin, meminta pejabat pemerintahan tidak mengeluarkan pernyataan provokatif. Itu menyusul pernyataan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Ramadhani, yang meminta izin tempur ke PresidenJokowi serta menangkap pengkritik pemerintah.

“Sangat prihatin, Pernyataan Kepala BP2MI, Benny sangat provokatif dan sangat tidak patut dikeluarkan oleh seorang pejabat negara,” kata Umar kepada Langit7.id, Selasa (29/11/2022).

Menurut Umar, pejabat negara mengandung nilai-nilai provokatif dan tidak wajar dilontarkan seorang pejabat negara. Sifat dan tindakan pejabat negara harus merangkul, bukan memukul. Sementara, kata dia, pernyataan Benny bertentangan dengan sifat ‘merangkul’ tersebut.



Baca Juga: Jokowi Ingatkan Capres dan Cawapres Tak Politisasi SARA



“Pernyataan Benny laiknya preman kampung yg mengancam dan mengajak perang dgn rakyatnya sendiri. Seorang pejabat yg digaji dengan uang rakyat, tapi omongannya provokatif,” ujar Umar.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
jokowi relawan bp2mi pengamat politik
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya