home global news

Pemilu 2024

Wacana Duet Prabowo-Ganjar Rusak Koalisi Gerindra-PKB

Selasa, 29 November 2022 - 20:05 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kanan). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj)
Koalisi Indonesia Raya (KIR) yang dibentuk oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berpotensi akan bercerai dengan Partai Gerindra jika wacana Prabowo-Ganjar terealisasi di Pilpres 2024. Duet ini berpotensi merusak harapan Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin untuk menjadi capres atau cawapres dari KIR.

Analis dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago menilai wacana duet Prabowo-Ganjar akan mendorong PKB mencari komposisi koalisi baru yang memberikan keuntungan untuk Gus Muhaimin. Jika Prabowo memilih Ganjar sebagai cawapresnya, sama saja menjauhkan harapan yang sudah diperjuangkan Gus Muhaimin sejak lama.

"Prabowo-Gus Muhaimin ini secara tersirat sudah melakukan pertunangan politik. Sekarang, posisi Gus Muhaimin sedang menunggu, apakah Prabowo akan sah menjadikannya sebagai cawapres atau ada figur lain yang akan digandengnya ke KPU," kata Arifki dalam keterangannya, Selasa (28/11/2022).

Baca Juga:Relawan ANIES di Sulteng Siap Menangkan Anies Baswedan

Menurut Arifki, Gus Muhaimin harus membuka komunikasi dengan koalisi lain jika wacana Prabowo-Ganjar semakin menguat. Arifki menilai Gus Muhaimin harus punya alterantif-alternatif terhadap figur lain yang berpotensi berpasangan dengannya selain Prabowo.

"Langkah politik ini bagi Gus Muhaimin akan memberikannya pilihan untuk melihat komposisi politik baru. Itu jika Prabowo terlalu lama memberikannya kepastian sebagai cawapres," ujarnya.

Arifki menuturkan bahwa Gus Muhaimin harus belajar dari peristiwa di Pilpres 2019. Saat itu, Gus Muhaimin memiliki peluang besar untuk berduet dengan Joko Widodo (Jokowi).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pilpres 2024 pkb partai gerindra prabowo subianto muhaimin iskandar
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya