LANGIT7.ID-, Mumbai - - Film nominasi Oscar,
The Voice of Hind Rajab, akhirnya mendapatkan izin tayang penuh di
India. Sebelumnya film karya sutradara Tunisia Kaouther Ben Hania itu sempat tertahan oleh
sensor karena dianggap sensitif secara politik.
Dewan Sertifikasi Film Pusat India (Central Board of Film Certification/CBFC) telah memberikan sertifikat kategori "A" kepada film tersebut. Artinya film dapat diputar di bioskop untuk penonton dewasa tanpa pemotongan adegan maupun perubahan isi.
Keputusan ini menjadi pembalikan sikap yang signifikan setelah pada Maret lalu film tersebut sempat diblokir dan tidak memperoleh izin edar.
Baca juga: Film The Voice of Hind Rajab Raih 23 Menit Standing Ovation di Venice Film FestivalDistributor film di India, Jai Viratra Entertainment yang berbasis di Mumbai, mengonfirmasi bahwa film itu bakal dirilis secara nasional pada 19 Juni mendatang.
The Voice of Hind Rajab mengangkat kisah nyata Hind Rajab, seorang anak perempuan Palestina berusia lima tahun yang terjebak di dalam sebuah mobil yang diserang pasukan Israel di Gaza.
Setelah operasi penyelamatan yang gagal, Hind kemudian ditemukan meninggal dunia. Kisah tragis tersebut menjadi simbol penderitaan warga sipil dalam konflik Gaza dan menarik perhatian dunia internasional.
Sebelumnya, CEO Jai Viratra Entertainment, Manoj Nandwana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan film tersebut ke CBFC pada Februari dengan target penayangan pada 6 Maret.
Namun, proses sertifikasi terhambat setelah sejumlah pejabat
sensor menyampaikan kekhawatiran bahwa penayangan film itu dapat memengaruhi hubungan diplomatik India dan Israel.
Menurut Nandwana, seorang anggota CBFC menyatakan bahwa jika film tersebut dirilis, hubungan India dan Israel bisa terganggu. Ia menolak pandangan tersebut dan menilai hubungan kedua negara cukup kuat untuk tidak terpengaruh oleh sebuah karya sinema.
Baca juga: Film Perang Gaza, The Voice of Hind Rajab Raih Silver Lion di Festival Venesia"Saya mengatakan kepada mereka bahwa hubungan India dan Israel sangat kuat sehingga tidak masuk akal menganggap film ini akan merusaknya," kata Nandwana seperti dilansir Variety, Kamis (4/6/2026).
Ia juga menegaskan bahwa film tersebut telah ditayangkan di berbagai negara yang memiliki hubungan baik dengan Israel, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Italia, dan Prancis.
Keengganan awal CBFC memberikan sertifikasi terjadi di tengah menguatnya hubungan diplomatik India dan Israel di bawah pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi.
Pada akhir Februari, Modi melakukan kunjungan ke Israel dan mendapat sambutan hangat. Kunjungan itu menjadi simbol semakin eratnya kerja sama ekonomi dan teknologi antara kedua negara, sekaligus menandai perubahan kebijakan luar negeri India yang selama beberapa dekade dikenal mendukung perjuangan Palestina.
Dalam pernyataan resminya, Jai Viratra Entertainment menyampaikan apresiasi kepada CBFC atas keputusan memberikan sertifikasi tanpa pemotongan.
"Kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Central Board of Film Certification India karena telah memberikan sertifikasi tanpa potongan untuk The Voice of Hind Rajab dan memungkinkan penonton India menyaksikan karya sinematik penting ini," demikian pernyataan perusahaan tersebut.
Baca juga: So Ji-sub Isi Narasi Film “The Voice of Hind Rajab”Perusahaan itu menambahkan bahwa film merupakan medium yang kuat untuk menyampaikan cerita, membangun dialog, serta memperluas pemahaman terhadap pengalaman kemanusiaan yang beragam.
"Kami menghargai pertimbangan yang diberikan CBFC dalam mengevaluasi film tersebut hingga akhirnya mengizinkan penayangannya di India," tambahnya.
Jai Viratra juga menyampaikan terima kasih kepada media, sineas, pelaku industri film, para seniman, dan berbagai pihak yang mendukung upaya mereka selama proses panjang mendapatkan izin edar.
Film The Voice of Hind Rajab menuai perhatian dunia usai pemutaran perdana di Festival Film Venesia pada September tahun lalu. Penonton memberikan standing ovation selama lebih dari 20 menit usai penayangannya berakhir.
The Voice of Hind Rajab kemudian berhasil meraih penghargaan Silver Lion, salah satu penghargaan paling bergengsi dalam festival tersebut.
(est)