home global news

Pemilu 2024

Survei Charta: Elektabilitas PDIP Bakal Menurun Jika Tak Usung Ganjar

Selasa, 29 November 2022 - 21:34 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto: dok. DPP PDIP)
Partai Kebangkitan Bangsa dan Golkar adalah dua partai yang dirasa cocok mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) dalam Pilpres 2024. Namun, dengan catatan apabila PDI Perjuangan (PDIP) mendepak Gubernur Jawa tengah itu dari daftar capres.

Pendapat tersebut berdasarkan survei terbaru Charta Politika Indonesia bertajuk 'Persepsi Publik Terkait Kinerja Pemerintah dan Peta Elektoral Terkini'. Survei tersebut dilakukan melibatkan 398 pemilih Ganjar.

Hasilnya, sebanyak 22,9 persen responden menganggap Partai Golkar pantas memajukan Ganjar sebagai capres 2024 jika tidak diusung PDIP. Kemudian disusul PKB dengan 19,1 persen suara.

Baca Juga:Wacana Duet Prabowo-Ganjar Rusak Koalisi Gerindra-PKB

"Responden yang menyatakan memilih Ganjar Pranowo, 22,9 persen menyatakan jika Ganjar Pranowo tidak dicalonkan oleh PDIP sebagai calon Presiden sebaiknya maju melalui dukungan Partai Golkar. Responden yang memilih Ganjar Pranowo 19,1 persennya menyatakan sebaiknya maju melalui PKB," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya dalam rilis surveinya, Selasa (29/11/2022).

Pendukung Ganjar nampak militan meskipun tahu junjungannya tidak dicalonkan PDIP.Meski begitu,dari 200 responden pemilih PDIP dan Ganjar, sebanyak 87,5 persen menyatakan konsisten menyoblos yang ada Ganjar-nya bila maju dalam Pilpres 2024.

Melihat fakta tersebut, Yunarto menilai PDIP akan rugi bila tidak mengusung Ganjar Pranowo, bahkan mungkin mengancam akan akan meninggalkan Banteng Moncong Putih. Terlebih, simulasi survei menunjukkan bahwa 31 persen responden tidak akan memilih PDIP pada Pemilu 2024.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ganjar pranowo pilpres 2024 pdip charta politika pemilu 2024
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya