Sigit Nugroho, Kenal Islam dan Jadi Mualaf Lewat Sepak Bola
Muhajirin
Rabu, 30 November 2022 - 19:16 WIB
Pengamat Sepak Bola, Sigit Nugroho (foto: Gelora TV)
Nama Sigit Nugroho tak asing bagi penggemar sepak bola di Indonesia. Namun, tak banyak yang tahu bahwa pengamat sepak bola senior ini seorangmualaf. Itu berawal saat bertemu dengan Almarhum Ustadz Tengku Zulkarnain yang juga sama-sama penggemar sepak bola.
Pria kelahiran Semarang, 6 Oktober 1965 itu adalah anak tunggal dari pasangan Letkol Pol Djati Koentjono (alm) dan Soeharsi. Sebelum mengenal Islam, dia tidak beragama alias atheis lalu memeluk Katolik.
Bahkan, dia melihat Islam sebagai agama yang keras, terutama pascaperistiwa 11 September 2001 di Amerika Serikat. Peristiwa tersebut membawa citra kepada umat Islam. Islam dilihat sebagai agama yang keras dan mengajarkan terorisme.
Baca Juga: Piala Dunia 2022 Qatar: Jurnalis Times Terpesona Suara Adzan
“Saya pun dulu sebelum syahadat, saya juga melihat Islam sebagai agama yang sangat keras. Sehingga saya sangat menolak. Tetapi, begitu saya mengenal, saya syahadat,” kata Sigit dalam Gelora Talks, Rabu sore (30/11/2022).
Pria kelahiran Semarang, 6 Oktober 1965 itu adalah anak tunggal dari pasangan Letkol Pol Djati Koentjono (alm) dan Soeharsi. Sebelum mengenal Islam, dia tidak beragama alias atheis lalu memeluk Katolik.
Bahkan, dia melihat Islam sebagai agama yang keras, terutama pascaperistiwa 11 September 2001 di Amerika Serikat. Peristiwa tersebut membawa citra kepada umat Islam. Islam dilihat sebagai agama yang keras dan mengajarkan terorisme.
Baca Juga: Piala Dunia 2022 Qatar: Jurnalis Times Terpesona Suara Adzan
“Saya pun dulu sebelum syahadat, saya juga melihat Islam sebagai agama yang sangat keras. Sehingga saya sangat menolak. Tetapi, begitu saya mengenal, saya syahadat,” kata Sigit dalam Gelora Talks, Rabu sore (30/11/2022).