Pemerintah Berupaya Ciptakan Ketahanan Pangan Nasional di Wilayah Timur Indonesia
Hasanah syakim
Rabu, 30 November 2022 - 22:35 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat bertemu dengan tokoh masyarakay Papua Selatan (foto: biro pers istana)
Pemerintah terus mengupayakan terciptanya ketahanan pangan nasional dengan berbagai ikhtiar eksplorasi. Hal ini dilakukan guna memberikan jaminan keamanan bahan pangan bagi masyarakat di wilayah-wilayah yang berpotensial sebagai produsen bahan pangan, salah satunya Papua Selatan.
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin menyampaikan pemerintah perlu fokus menjadikan Papua Selatan, sebagai lumbung pangan nasional di Timur Indonesia. Baik sentra padi, sentra perikanan, hingga sentra peternakan.
"Proses eksplorasi ini harus dilakukan dengan tetap memperhatikan pandangan dari masyarakat lokal. Oleh karena itu, keterlibatan Orang Asli Papua (OAP) sangat penting dalam proses ini. Sebab mereka merupakan elemen paling mengerti tentang lahan di daerahnya," kata Ma'ruf Amin dalam keterangannya Rabu (30/11/2022).
Baca juga:Bapenda Makassar Gelar FGD Bahas Pajak Barang Jasa Tertentu
“Rumuskan pendekatan yang terintegrasi sejak hulu ke hilir, pastikan keterlibatan masyarakat asli Papua,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ma'ruf Amin mengharapkan adanya pembahasan lebih komprehensif terkait isu dan agenda yang menjadi fokus di Papua Selatan. Dengan begitu, dia meminta para pemangku kepentingan segera melakukan diskusi mengenai isu-isu terkait pemerintahan dan kemasyarakatan.
“Saya instruksikan kepada para menteri untuk segera membahas berbagai isu dan agenda yang menjadi perhatian di Provinsi Papua Selatan,” ungkap Ma'ruf Amin.
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin menyampaikan pemerintah perlu fokus menjadikan Papua Selatan, sebagai lumbung pangan nasional di Timur Indonesia. Baik sentra padi, sentra perikanan, hingga sentra peternakan.
"Proses eksplorasi ini harus dilakukan dengan tetap memperhatikan pandangan dari masyarakat lokal. Oleh karena itu, keterlibatan Orang Asli Papua (OAP) sangat penting dalam proses ini. Sebab mereka merupakan elemen paling mengerti tentang lahan di daerahnya," kata Ma'ruf Amin dalam keterangannya Rabu (30/11/2022).
Baca juga:Bapenda Makassar Gelar FGD Bahas Pajak Barang Jasa Tertentu
“Rumuskan pendekatan yang terintegrasi sejak hulu ke hilir, pastikan keterlibatan masyarakat asli Papua,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ma'ruf Amin mengharapkan adanya pembahasan lebih komprehensif terkait isu dan agenda yang menjadi fokus di Papua Selatan. Dengan begitu, dia meminta para pemangku kepentingan segera melakukan diskusi mengenai isu-isu terkait pemerintahan dan kemasyarakatan.
“Saya instruksikan kepada para menteri untuk segera membahas berbagai isu dan agenda yang menjadi perhatian di Provinsi Papua Selatan,” ungkap Ma'ruf Amin.