Virus Zombie Berusia 48.000 Tahun Ditemukan, Waspada Ancaman Baru
Ummu hani
Jum'at, 02 Desember 2022 - 12:00 WIB
Virus Zombie Berusia 48.000 Tahun Ditemukan, Waspada Ancaman Baru. (Foto: Istimewa).
Para ilmuwan menemukanvirus membeku selama lebih dari 48.500 tahun di bawah danau wilayah Siberia, Rusia. Virus tersebut dinamakan sebagai virus-virus zombie.
Virus-virus itu ditemukan secara tidak sengaja saat peoses pencarian permafrost kuno. Sebagai informasi, permafrost kuno merupakan tanah membeku yang biasa ditemukan di Kutub Utara dan umumnya bekuan es berusia ribuan tahun.
Menurut para ahli, pencairan permafrost kuno dilakukan terkait dengan perubahan iklim yang dinilai menimbulkan ancaman baru bagi manusia.
Adapun virus-virus zombie yang ditemukan sejumlah 24. Salah satu virus berhasil dihidupkan, sebelumnua membeku di bawah danau lebih dari 48.500 tahun.
Peneliti Eropa memeriksa sampel kuno dari permafrost di wilayah Siberia Rusia. Mereka menghidupkan kembali dan mengkarakterisasi 13 patogen, disebut ‘virus zombie’. Secara mengejutkan, virus tersebut bisa menular meskipun sudah ribuan tahun terperangkap di tanah beku.
Baca Juga: Waspada Koinfeksi Virus, IDI Ungkap Pemicunya
Tim peneliti dari Rusia, Jerman, dan Perancis mengatakan, ada risiko biologis menghidupkan kembali virus zombie tersebut, yakni dapat menginfeksi mikroba amoeba. Artinya, kebangkitan virus dapat menginfeksi hewan atau manusia.
Virus-virus itu ditemukan secara tidak sengaja saat peoses pencarian permafrost kuno. Sebagai informasi, permafrost kuno merupakan tanah membeku yang biasa ditemukan di Kutub Utara dan umumnya bekuan es berusia ribuan tahun.
Menurut para ahli, pencairan permafrost kuno dilakukan terkait dengan perubahan iklim yang dinilai menimbulkan ancaman baru bagi manusia.
Adapun virus-virus zombie yang ditemukan sejumlah 24. Salah satu virus berhasil dihidupkan, sebelumnua membeku di bawah danau lebih dari 48.500 tahun.
Peneliti Eropa memeriksa sampel kuno dari permafrost di wilayah Siberia Rusia. Mereka menghidupkan kembali dan mengkarakterisasi 13 patogen, disebut ‘virus zombie’. Secara mengejutkan, virus tersebut bisa menular meskipun sudah ribuan tahun terperangkap di tanah beku.
Baca Juga: Waspada Koinfeksi Virus, IDI Ungkap Pemicunya
Tim peneliti dari Rusia, Jerman, dan Perancis mengatakan, ada risiko biologis menghidupkan kembali virus zombie tersebut, yakni dapat menginfeksi mikroba amoeba. Artinya, kebangkitan virus dapat menginfeksi hewan atau manusia.