Gempa Cianjur, Indonesia Care Harap Segerakan Pembersihan dan Pembangunan Hunian
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 10 Desember 2022 - 12:05 WIB
Kondisi bangunan akibat gempa Cianjur yang terjadi pada Senin, 21 November 2022 lalu. Foto: Indonesia Care.
Lembaga kemanusiaan Indonesia Care melihat adanya kelambanan dalam proses pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan akibat gempa Cianjur. Hal itu disebabkan banyaknya lokasi yang sulit dijangkau alat berat.
Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif Indonesia Care, Lukman Azis Kurniawan usai meninjau pos relawan lembaganya di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Cianjur Jawa Barat, Jumat (9/12/2022).
Akibat lambannya pembersihan tersebut, lanjut Lukman penyintas masih memilih bertahan di pengungsian dengan sanitasi yang sangat terbatas dan kurang higienis.
Baca juga: Penyintas Gempa Cianjur Padati Pojok Busana Laznas Dewan Da’wah
"Di Dusun Gunung Lanjung Dua saat ini misalnya, masih banyak warga bertahan di pengungsian karena puing-puing rumahnya yang hancur masih teronggok di atas lahan mereka. Kalau itu sudah dibersihkan mereka sudah bisa membangun tenda darurat diatas tanah mereka sendiri," tandasnya.
Saat ini, lanjut Lukman sebagian pengungsi membangun tenda di atas tanah developer perumahan yang ada di dusun tersebut.
"Ada dilematis, pengembang ingin pengungsi segera pindah dari lahan komersialnya. Namun warga tidak ada lahan terbuka untuk memindahkan hunian sementaranya," ungkapnya.
Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif Indonesia Care, Lukman Azis Kurniawan usai meninjau pos relawan lembaganya di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Cianjur Jawa Barat, Jumat (9/12/2022).
Akibat lambannya pembersihan tersebut, lanjut Lukman penyintas masih memilih bertahan di pengungsian dengan sanitasi yang sangat terbatas dan kurang higienis.
Baca juga: Penyintas Gempa Cianjur Padati Pojok Busana Laznas Dewan Da’wah
"Di Dusun Gunung Lanjung Dua saat ini misalnya, masih banyak warga bertahan di pengungsian karena puing-puing rumahnya yang hancur masih teronggok di atas lahan mereka. Kalau itu sudah dibersihkan mereka sudah bisa membangun tenda darurat diatas tanah mereka sendiri," tandasnya.
Saat ini, lanjut Lukman sebagian pengungsi membangun tenda di atas tanah developer perumahan yang ada di dusun tersebut.
"Ada dilematis, pengembang ingin pengungsi segera pindah dari lahan komersialnya. Namun warga tidak ada lahan terbuka untuk memindahkan hunian sementaranya," ungkapnya.