Mengenal Alopecia, Penyakit yang Sebabkan Rambut Rontok
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 12 Desember 2022 - 10:35 WIB
Ilustrasi rambut rontok. (Foto: Istimewa).
Rambut rontok dan menimbulkan area botak bisa jadi karena penyakit alopecia. Penderitanya bisa mengalami kerontokan sementara atau permanen.
Menurut dokter spesialis penyakit dalam, dr Prasna Pramita, alopecia areata terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut, yang salah satu penyebabnya adalah stres berlebih.
"Folikel rambut merupakan struktur tempat rambut akan tumbuh. Penyakit ini menyebabkan folikel menjadi semakin kecil dan berhenti memproduksi rambut, awalnya menimbulkan kerontokan hingga mengakibatkan kebotakan." ujar dr Prasna dikutip dari Mayapada Hospital, Senin (12/12/2022).
Adapun tanda-tanda dan gejala Anda mengalami alopecia, seperti penipisan bertahap di atas kepala, bintik-bintik kebotakan melingkar atau tidak merata, rambut rontok secara tiba-tiba, rambut rontok seluruh tubuh, dan bercak bersisik yang menyebar di kulit kepala.
Baca Juga: Ini Jawaban dari Masalah Rambut Rontok, Ketombe, dan Lepek
Sebagian besar kebotakan disebabkan oleh genetika yakni pola kebotakan pria dan pola kebotakan wanita. Dan jenis kerontokan rambut ini tidak dapat dicegah.
Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatan risiko kerontokan rambut autoimun, diantaranya riwayat keluarga, faktor penuaan, penurunan berat badan yang signifikan, kondisi medis tertentu, seperti lupus dan diabetes, tekanan dan stres serta asupan nutrisi yang buruk.
Menurut dokter spesialis penyakit dalam, dr Prasna Pramita, alopecia areata terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut, yang salah satu penyebabnya adalah stres berlebih.
"Folikel rambut merupakan struktur tempat rambut akan tumbuh. Penyakit ini menyebabkan folikel menjadi semakin kecil dan berhenti memproduksi rambut, awalnya menimbulkan kerontokan hingga mengakibatkan kebotakan." ujar dr Prasna dikutip dari Mayapada Hospital, Senin (12/12/2022).
Adapun tanda-tanda dan gejala Anda mengalami alopecia, seperti penipisan bertahap di atas kepala, bintik-bintik kebotakan melingkar atau tidak merata, rambut rontok secara tiba-tiba, rambut rontok seluruh tubuh, dan bercak bersisik yang menyebar di kulit kepala.
Baca Juga: Ini Jawaban dari Masalah Rambut Rontok, Ketombe, dan Lepek
Sebagian besar kebotakan disebabkan oleh genetika yakni pola kebotakan pria dan pola kebotakan wanita. Dan jenis kerontokan rambut ini tidak dapat dicegah.
Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatan risiko kerontokan rambut autoimun, diantaranya riwayat keluarga, faktor penuaan, penurunan berat badan yang signifikan, kondisi medis tertentu, seperti lupus dan diabetes, tekanan dan stres serta asupan nutrisi yang buruk.