LANGIT7.ID, Jakarta -
Rambut rontok dan menimbulkan area botak bisa jadi karena penyakit alopecia. Penderitanya bisa mengalami kerontokan sementara atau permanen.
Menurut
dokter spesialis penyakit dalam, dr Prasna Pramita, alopecia areata terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut, yang salah satu penyebabnya adalah stres berlebih.
"Folikel rambut merupakan struktur tempat rambut akan tumbuh. Penyakit ini menyebabkan folikel menjadi semakin kecil dan berhenti memproduksi rambut, awalnya menimbulkan kerontokan hingga mengakibatkan kebotakan." ujar dr Prasna dikutip dari
Mayapada Hospital, Senin (12/12/2022).
Adapun tanda-tanda dan gejala Anda mengalami alopecia, seperti penipisan bertahap di atas kepala, bintik-bintik kebotakan melingkar atau tidak merata, rambut rontok secara tiba-tiba, rambut rontok seluruh tubuh, dan bercak bersisik yang menyebar di kulit kepala.
Baca Juga: Ini Jawaban dari Masalah Rambut Rontok, Ketombe, dan LepekSebagian besar kebotakan disebabkan oleh genetika yakni pola kebotakan pria dan pola kebotakan wanita. Dan jenis kerontokan rambut ini tidak dapat dicegah.
Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatan risiko kerontokan rambut autoimun, diantaranya riwayat keluarga, faktor penuaan, penurunan berat badan yang signifikan, kondisi medis tertentu, seperti lupus dan diabetes, tekanan dan stres serta asupan nutrisi yang buruk.
Lantas, bagaimana cara pencegahannya?
Berikut beberapa cara yang dapat membantu Anda menghindari kerontokan rambut parah, seperti rawat rambut dengan lembut, sisir perlahan dan hindari perawatan keras. Kemudian, konsumsi obat dan suplemen resep dokter untuk memperkuat rambut.
Selain itu, lindungi rambut dari sinar matahari, dan sumber sinar ultraviolet. Lalu, berhenti merokok. Selanjutnya, jika sedang dirawat dengan kemoterapi, kurangi risiko kerontokan rambut dengan topi pendingin.
"Segera ke dokter apabila merasa tertekan rambut rontok terus-menerus, dan mengalami kerontokan rambut secara tiba-tiba dan tidak merata saat menyisir atau mencuci rambut. Kerontokan rambut yang tiba-tiba dapat menandakan kondisi medis mendasar yang memerlukan perawatan khusus," imbuh Konsultan Alergi Immunologi dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS) itu.
(bal)