Program Baznas Santripreneur Tingkatkan Pendapatan Nur Aini
Redaksi
Senin, 12 Desember 2022 - 19:15 WIB
Program Baznas Santripreneur Tingkatkan Pendapatan Nur Aini. Foto: Istimewa.
Program Baznas Santripreneur yang digagas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah berperan penting terhadap perkembangan usaha Nur Aini, salah seorang penerima manfaat asal Jombang, Jawa Timur.
Nur Aini yang berasal dari Pondok Pesantren Darul Ulum Jombangi menjalankan usaha berjualan takoyaki menggunakan gerobak berbekal bantuan program santripreneur dari Baznas RI. Dalam tiga bulan, usaha yang digelutinya kian meningkat, tak hanya terlihat dari peningkatan omzet, namun juga dibukanya cabang baru yang dimiliki Nur Aini.
"Alhamdulillah, usaha saya terus mengalami peningkatan. Kini saya telah membuka cabang di tempat lain yang dijaga oleh saudara saya," kata Nur, di Jombang, Jawa Timur, Senin (12/12/2022).
Baca Juga:Baznas Luncurkan Kelompok ZChicken Kota dan Kabupaten Cirebon
Beragam inovasi juga dilakukan Nur Aini yang kini memiliki pendapatan dari dua tempat usaha. Dia mencoba menghadirkan produk-produk baru di usahanya, seperti bakso goreng, corndog, serta dan selalu mengikuti setiap event, karnaval atau pesta di sekitar rumahnya. Hal ini tentu semakin mendongkrak pendapatannya, jika dulunya dia menghasilkan Rp100 ribu per hari, kini Nur rata-rata memperoleh Rp200 ribu dalam sehari.
"Saya sangat bersyukur dengan perkembangan yang saya dapat. Program Santripreneur Baznas RI bukan hanya memberikan bantuan modal, tapi juga memfasilitasi dengan pelatihan usaha serta pendampingan. Sehingga saya dan para penerima manfaat program Santripreneur lainnya mempunyai pendapatan jauh lebih baik dan mengalami perkembangan usaha," katanya.
Dalam kesempatan terpisah, Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA mengapresiasi perkembangan usaha Nur Aini. Saidah menilai, ini merupakan suatu bentuk komitmen penerima manfaat dalam mengemban amanah yang diberikan.
Nur Aini yang berasal dari Pondok Pesantren Darul Ulum Jombangi menjalankan usaha berjualan takoyaki menggunakan gerobak berbekal bantuan program santripreneur dari Baznas RI. Dalam tiga bulan, usaha yang digelutinya kian meningkat, tak hanya terlihat dari peningkatan omzet, namun juga dibukanya cabang baru yang dimiliki Nur Aini.
"Alhamdulillah, usaha saya terus mengalami peningkatan. Kini saya telah membuka cabang di tempat lain yang dijaga oleh saudara saya," kata Nur, di Jombang, Jawa Timur, Senin (12/12/2022).
Baca Juga:Baznas Luncurkan Kelompok ZChicken Kota dan Kabupaten Cirebon
Beragam inovasi juga dilakukan Nur Aini yang kini memiliki pendapatan dari dua tempat usaha. Dia mencoba menghadirkan produk-produk baru di usahanya, seperti bakso goreng, corndog, serta dan selalu mengikuti setiap event, karnaval atau pesta di sekitar rumahnya. Hal ini tentu semakin mendongkrak pendapatannya, jika dulunya dia menghasilkan Rp100 ribu per hari, kini Nur rata-rata memperoleh Rp200 ribu dalam sehari.
"Saya sangat bersyukur dengan perkembangan yang saya dapat. Program Santripreneur Baznas RI bukan hanya memberikan bantuan modal, tapi juga memfasilitasi dengan pelatihan usaha serta pendampingan. Sehingga saya dan para penerima manfaat program Santripreneur lainnya mempunyai pendapatan jauh lebih baik dan mengalami perkembangan usaha," katanya.
Dalam kesempatan terpisah, Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA mengapresiasi perkembangan usaha Nur Aini. Saidah menilai, ini merupakan suatu bentuk komitmen penerima manfaat dalam mengemban amanah yang diberikan.