home global news

Sumsel Klaim Kasus Covid-19 Menurun

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 20:25 WIB
Rapat koordinasi evaluasi PPKM di luar Jawa dan Bali secara virtual bersama Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Sabtu (21/8). (foto: rio adi)
Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel), Mawardi Yahya, mengklaim selama digelarnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah di wilayahnya berdampak terhadap kasus virus corona atau Covid-19 yang menurun.

Itu disampaikan Mawardi saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi PPKM di luar Jawa dan Bali secara virtual bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Ruang Command Center Kantor Gubernur, Sabtu (21/8).

Selain hal tersebut efektif menekan kasus Covid-19, lanjut dia, itu juga berdampak pada turunnya presentase keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

“BOR dari 75 persen menurun menjadi 25 persen. Artinya, itu mengalami penurunan yang luar biasa,” kata dia.

Dia menjelaskan, penerapan PPKM yang diterapkan di Bumi Sriwijaya tentunya memberikan dampak yang positif dalam menekan kasus Covid-19 di Sumsel. Kondisi tersebut terlihat sekali dalam sepekan terakhir ini.

Dengan turunnya tingkat penggunaan BOR di rumah sakit pum akan lebih memaksimalkan tugas tenaga kesehatan (nakes). “Ya, kalau jumlah pasien lebih sedikit, tentu para nakes dapat bekerja lebih maksimal. Khususnya, dalam merawat para pasien Covid-19,” ungkap dia.

Saat ini, sambung dia, dari 17 kabupaten dan kota di wilayahnya hanya dua kota yang masih berstatus menerapkan PPKM level 4. Kota itu Palembang dan Prabumulih.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pemprov sumsel kasus positif covid-19
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya