home masjid

Jangan Tinggalkan Salat Wustha atau Kehilangan Keluarga dan Harta

Selasa, 13 Desember 2022 - 17:45 WIB
Jangan Tinggalkan Salat Wustha atau Kehilangan Keluarga dan Harta. (Foto: Istimewa).
Umat Islam dianjurkan untuk memelihara semua salat dan salat wustha. Perintah ini disampaikan langsung oleh Allah SWT dalam Al Quran Surat Al-Baqarah ayat 238.

Allah berfirman yang artinya: "Peliharalah semua salat dan salat wustha. Dan laksanakanlah (salat) karena Allah dengan khusyuk. (QS. Al-Baqarah: 238).

Pendakwah Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan, salat wustha adalah salat Ashar. Pendapat ini adalah yang paling kuat di antara para ulama.

Pengertian wustha, kata dia, berarti pertengahan. Berdasarkan tafsir itu, kata wustha diartikan merujuk pada waktu Ashar.

"Kita lihat bahwa di awal dan akhir pagi ada Subuh dan Zuhur. Di waktu awal malam dan akhirnya ada Maghrib dan Isya, maka Ashar ada di tengah-tengahnya. Di sinilah para ulama sepakat bahwa wustha yang dimaksud adalah salat Ashar," kata Ustadz Khalid, dikutip Selasa (13/12/2022).

Sementara mengutip dari kajian Buya Yahya, dia mengatakan, pahala muslim yang meninggalkan salat Ashar bisa berkurang. Bahkan mendekati habis, sehingga ada kerugian besar ketika meninggalkan salat Ashar.

"Bukan berarti salat yang lainnya boleh ditinggalkan, tetap wajib. Akan tetapi khusus salat Ashar lebih diperhatikan," katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
buya yahya ustadz khalid basalamah shalat ashar keutamaan shalat ashar
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya