Pemilu 2024
PKS Dapat Nomor Urut 8, Ahmad Syaikhu: Mari Kita Kawal
Garry Talentedo Kesawa
Kamis, 15 Desember 2022 - 08:00 WIB
Presiden PKS Ahmad Syaikhu memberikan pidato usai penetapan nomor urut peserta Pemilu 2004 di kantor KPU, Menteng, Jakarta. (Foto: dok. PKS)
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mendapatkan nomor urut delapan sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Penetapan nomor urut peserta ini diumumkan langsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di kantor KPU, Menteng, Jakarta, Rabu (14/12).
Presiden PKS, Ahmad Syaikhu bersyukur salah satu tahapan Pemilu 2024 telah dilalui. Dia mengaku senang PKS kembali mendapatkan nomor urut delapan, seperti halnya pada Pemilu 2019.
"Mari kita dukung selalu agar penyelenggara pemilu, baik KPU, BAWASLU, maupun DKPP dapat menjalankan tugasnya secara independen, netral, dan profesional," kata Syaikhu dalam keterangannya, dikutip Kamis (15/12/2022).
Baca Juga:Tak Lolos Verifikasi Faktual, Partai Ummat Ajukan Keberatan
"Mari kita kawal bersama Pemilu Serentak 2024 agar tidak ada kecurangan, manipulasi, dan segala macam bentuk pelanggaran lainnya. Mari wujudkan pemilu yang luber, jurdil, damai dan demokratis," pesan Syaikhu.
Syaikhu menambahkan, PKS sebagai salah satu partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 berkomitmen menjalankan seluruh tahapan pemilu secara bermartabat. Pihaknya akan melawan segala bentuk politik transaksional.
"PKS akan melawan setiap bentuk politik transaksional melalui politik gagasan, menentang politik uang melalui politik pemberdayaan, dan hilangkan politik polarisasi menjadi politik kolaborasi. Mari sukseskan Pemilu Serentak 2024, untuk kehidupan demokrasi yang lebih bermartabat," tuturnya.
Presiden PKS, Ahmad Syaikhu bersyukur salah satu tahapan Pemilu 2024 telah dilalui. Dia mengaku senang PKS kembali mendapatkan nomor urut delapan, seperti halnya pada Pemilu 2019.
"Mari kita dukung selalu agar penyelenggara pemilu, baik KPU, BAWASLU, maupun DKPP dapat menjalankan tugasnya secara independen, netral, dan profesional," kata Syaikhu dalam keterangannya, dikutip Kamis (15/12/2022).
Baca Juga:Tak Lolos Verifikasi Faktual, Partai Ummat Ajukan Keberatan
"Mari kita kawal bersama Pemilu Serentak 2024 agar tidak ada kecurangan, manipulasi, dan segala macam bentuk pelanggaran lainnya. Mari wujudkan pemilu yang luber, jurdil, damai dan demokratis," pesan Syaikhu.
Syaikhu menambahkan, PKS sebagai salah satu partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 berkomitmen menjalankan seluruh tahapan pemilu secara bermartabat. Pihaknya akan melawan segala bentuk politik transaksional.
"PKS akan melawan setiap bentuk politik transaksional melalui politik gagasan, menentang politik uang melalui politik pemberdayaan, dan hilangkan politik polarisasi menjadi politik kolaborasi. Mari sukseskan Pemilu Serentak 2024, untuk kehidupan demokrasi yang lebih bermartabat," tuturnya.