Pembangunan Afghanistan, Taliban: China Bisa Mainkan Peran Penting
Fajar adhitya
Ahad, 22 Agustus 2021 - 09:05 WIB
Juru Bicara Taliban Suhail Shaheen. Foto: Anadolu Agency
Taliban dan Pemerintah China tunjukkan kemesraan terhadap dunia. Terbaru, Taliban mengklaim China dapat memainkan peran penting dalam membangun ulang Afghanistan.
Yang sedemikian tersebut diucapkan langsung Juru Bicara Taliban Suhail Shaheen, Jumat (20/8/2021) waktu setempat. Shaheen menekankan, terkait pentingnya proses pembangunan kembali Afghanistan dan mengklaim China merupakan negara besar dengan ekonomi dan kapasitas raksasa.
Baca Juga:NATO Klaim Banyak Sekutu Siap Tampung Warga Afghanistan
Shaheen tidak memungkiri Taliban membutuhkan dukungan dari semua negara. Dia pun mendorong negara-negara tetangga dan yang berada di kawasan serta dunia untuk mengambil bagian dalam membangun ulang Afghanistan.
Dia menggarisbawahi kehendak rakyat Afghanistan harus dihormati serta mendesak masyarakat internasional untuk mengakui Taliban secara resmi. Shaheen mencatat, kemajuan Taliban mewakili pemberontakan publik terhadap pemerintahan yang dipaksakan. Dia mengatakan, penguasaan cepat kelompok Taliban atas Afghanistan melegitimasi pengambilalihan pemerintahan.
Menolak kekhawatiran tentang kebebasan perempuan di bawah pemerintahan Taliban, Shaheen mengklaim,kelompoknya akan mempertahankan hak perempuan dalam pendidikan dan pekerjaan. Dia juga meminta lembaga ekonomi dan moneter internasional untuk menyediakan dana bagi pemerintahan baru.
Baca Juga:Jusuf Kalla: Taliban Saat Ini Lebih Moderat
Yang sedemikian tersebut diucapkan langsung Juru Bicara Taliban Suhail Shaheen, Jumat (20/8/2021) waktu setempat. Shaheen menekankan, terkait pentingnya proses pembangunan kembali Afghanistan dan mengklaim China merupakan negara besar dengan ekonomi dan kapasitas raksasa.
Baca Juga:NATO Klaim Banyak Sekutu Siap Tampung Warga Afghanistan
Shaheen tidak memungkiri Taliban membutuhkan dukungan dari semua negara. Dia pun mendorong negara-negara tetangga dan yang berada di kawasan serta dunia untuk mengambil bagian dalam membangun ulang Afghanistan.
Dia menggarisbawahi kehendak rakyat Afghanistan harus dihormati serta mendesak masyarakat internasional untuk mengakui Taliban secara resmi. Shaheen mencatat, kemajuan Taliban mewakili pemberontakan publik terhadap pemerintahan yang dipaksakan. Dia mengatakan, penguasaan cepat kelompok Taliban atas Afghanistan melegitimasi pengambilalihan pemerintahan.
Menolak kekhawatiran tentang kebebasan perempuan di bawah pemerintahan Taliban, Shaheen mengklaim,kelompoknya akan mempertahankan hak perempuan dalam pendidikan dan pekerjaan. Dia juga meminta lembaga ekonomi dan moneter internasional untuk menyediakan dana bagi pemerintahan baru.
Baca Juga:Jusuf Kalla: Taliban Saat Ini Lebih Moderat