home wirausaha syariah

Tren Digital Berpotensi Jadikan Pondok Pesantren Lebih Mandiri

Ahad, 22 Agustus 2021 - 10:45 WIB
Ilustrasi kegiatan di pondok pesantren. (Foto: Istimewa).
Transformasi digital tidak hanya perlu dimanfaatkan para palaku usaha di sektor ekonomi, tapi juga harus masuk ke dalam dunia pendidikan. Tren ini berpotensi menjadikan pondok pesantren (ponpes) agar bisa lebih mandiri.

Penduduk Indonesia sebanyak 270 juta jiwa ini memiliki potensi cukup baik untuk mengembangkan bisnis online. Apalagi ada sekitar 95 persen di antaranya pengguna smartphone.

SME Development Specialist Shopee Indonesia, Riva Yozi Pratama mengatakan, melihat dari data perkembangan tahun lalu setidaknya akses aplikasi belanja online naik hingga 300 persen. Sementara dari segi transaksi naik signifikan hingga 400 persen.

Baca Juga: Pondok Pesantren: Titik Awal Penyebaran Peradaban Islam di Nusantara

"Digitalisasi itu perlu dilakukan, terlebih dari segi pangsa pasarnya cukup baik. Ponpes memiliki potensi untuk bisa mandiri jika memanfaatkan tren ini dan mengelolanya dengan baik dan kompeten," kata Riza di webinar 'Membangun Ekosistem Bisnis Pesantren' beberapa waktu lalu.

Setidaknya, sejak 2020 telah terjadi lonjakan baru terhadap penggunaan aplikasi belanja online sebesar 37 persen, adapun 56 persennya merupakan penduduk yang berada di pelosok negeri. Hal ini mengindikasikan permintaan belanja online di daerah semakin meningkat.

Dengan adanya data tersebut, Riva menyebutkan, ponpes harus menangkap pasar tersebut untuk menjadi penguasa di daerah sendiri. Sebab, 93 persen masyarakat telah menjadi pengguna baru dalam hal produk digital.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pondok pesantren digitalisasi bisnis online
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya