home wirausaha syariah

Mengenal Asuransi Syariah, Ada Kaitan dengan Ikhtiar dan Takdir

Ahad, 22 Agustus 2021 - 12:35 WIB
Ilustrasi asuransi syariah. (Foto: Akselaran).
Asuransi syariah menjadi penting bagi masyarakat, khususnya ummat Islam. Sebab perlindungan lewat asuransi ini merupakan salah satu upaya mengatasi risiko dan saling tolong menolong antarsesama.

Konten kreator Islami, Habib Husein Ja'far Al Hadar menyebutkan, salah satu ornamen dalam tolong menolong yakni melalui asuransi yang bersifat syariah. Karena itu, ia mendorong agar masyarakat bisa saling bederma dalam menciptakan pertolongan kepada satu sama lain.

"Ada tiga prinsip nilai utama dalam asuransi syariah, yakni ta'awun yang berarti upaya untuk saling tolong menolong. Kedua takaful, saling tanggung menanggung. Ketiga, tabarru saling berderma untuk kebaikan kolektif bersama," kata Ja'far dalam Talkshow Online Asuransi Syariah, Antara Ikhtiar dan Takdir.

Baca Juga: Miliki Aset Rp1.547 Triliun, Wapres Optimis Asuransi Syariah Bisa Tumbuh Pesat

Prinsip takdir dalam Islam, bukan hanya ditentukan oleh Allah subhanahau wata ala. Namun manusia diberikan kehendak untuk turut serta dalam menentukan garis kehidupannya sendiri.

"Prinsip takdir yakni ikhtiar dan tawakkal. Ikhtiar mendapatkan posisi yang penting dalam Islam. Manusia merupakan makhluk lemah yang penuh dengan kekhilafan, karena itu perlu disempurnakan antara ikhtiar dengan tawakkal," ujarnya.

Tawakkal yang tidak dibarengi dengan ikhtiar yang sempurna, belum sesuai dengan apa yang diajarkan Rasulullah. Tawakkal yang dikehendaki yakni melakukan ikhtiar sampai batas kemampuan terakhir, disertai keikhlasan menerima keputusan yang ditentukan Allah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
asuransi syariah ikhtiar takdir allah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya