LANGIT7.ID, Jakarta - Asuransi syariah menjadi penting bagi masyarakat, khususnya ummat Islam. Sebab perlindungan lewat asuransi ini merupakan salah satu upaya mengatasi risiko dan saling tolong menolong antarsesama.
Konten kreator Islami, Habib Husein Ja'far Al Hadar menyebutkan, salah satu ornamen dalam tolong menolong yakni melalui asuransi yang bersifat syariah. Karena itu, ia mendorong agar masyarakat bisa saling bederma dalam menciptakan pertolongan kepada satu sama lain.
"Ada tiga prinsip nilai utama dalam asuransi syariah, yakni ta'awun yang berarti upaya untuk saling tolong menolong. Kedua takaful, saling tanggung menanggung. Ketiga, tabarru saling berderma untuk kebaikan kolektif bersama," kata Ja'far dalam Talkshow Online Asuransi Syariah, Antara Ikhtiar dan Takdir.
Baca Juga: Miliki Aset Rp1.547 Triliun, Wapres Optimis Asuransi Syariah Bisa Tumbuh PesatPrinsip takdir dalam Islam, bukan hanya ditentukan oleh Allah subhanahau wata ala. Namun manusia diberikan kehendak untuk turut serta dalam menentukan garis kehidupannya sendiri.
"Prinsip takdir yakni ikhtiar dan tawakkal. Ikhtiar mendapatkan posisi yang penting dalam Islam. Manusia merupakan makhluk lemah yang penuh dengan kekhilafan, karena itu perlu disempurnakan antara ikhtiar dengan tawakkal," ujarnya.
Tawakkal yang tidak dibarengi dengan ikhtiar yang sempurna, belum sesuai dengan apa yang diajarkan Rasulullah. Tawakkal yang dikehendaki yakni melakukan ikhtiar sampai batas kemampuan terakhir, disertai keikhlasan menerima keputusan yang ditentukan Allah.
Kehidupan yang pada zaman ini yang banyak mengalami perkembangan di berbagai aspek, menjadikan lebih banyak bentuk ikhtiar yang bisa dilakukan. Salah satunya melalui peran serta sebagai anggota atau peserta dari asuransi berbasis syariah.
"Sebagaimana ini telah difatwakan oleh Dewan Syariah Nasional MUI. Sedari awal setiap anggota yang tergabung perlu meniatkannya untuk tolong-menolong. Dalam prinsip asuransi syariah, premi atau kontribusi yang dibayar merupakan konsep tabarru', yaitu menderma atau memberikan tolong-menolong."
(bal)