Polri Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Arus Nataru
Andi Muhammad
Selasa, 20 Desember 2022 - 10:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan pengaturan lalu lintas baik di jalur darat, laut, dan udara. Ini sebagai langkah antisipasi kepadatan saat arus mudik dan arus balik momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Teruntuk di jalur darat, lanjut dia, piihaknya akan memberlakukan rekayasa lalu lintas seperti yang biasa dilakukan ketika hari Raya Idul Fitri. Hal tersebut akan diberlakukan jika situasi lalu lintas benar-benar padat.
“Pada saat memang situasi sangat padat khususnya di jalan tol, tentu akan kita berlakukan proses rekayasa, mulai dari contra flow sampai dengan one way (satu arah),” kata Sigit di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin (19/12/2022).
Baca Juga:Puncak Mudik Nataru 23-24 Desember, Pemerintah Antisipasi Potensi Lonjakan Mobilitas Warga
Tak hanya itu, Sigit mengatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Jasa Marga dalam memberlakukan rekayasa lalu lintas.
"Kita akan memberikan informasi ataupun sosialisasi kepada masyarakat baik melalui jalur radio, jalur TV, ataupun jalur-jalur informasi yang bisa kita berikan sehingga masyarakat tentunya akan siap dan tidak terganggu dengan proses rekayasa yang kita laksanakan,” ujarnya.
Selain itu, dia membeberkan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok dan bahan bakar minyak untuk kebutuhan Nataru. Sejumlah langkah pemberlakuan tersebut guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Nataru nanti akan berjalan dengan baik, aman, dan lancar sebagaimana mestinya.
Teruntuk di jalur darat, lanjut dia, piihaknya akan memberlakukan rekayasa lalu lintas seperti yang biasa dilakukan ketika hari Raya Idul Fitri. Hal tersebut akan diberlakukan jika situasi lalu lintas benar-benar padat.
“Pada saat memang situasi sangat padat khususnya di jalan tol, tentu akan kita berlakukan proses rekayasa, mulai dari contra flow sampai dengan one way (satu arah),” kata Sigit di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin (19/12/2022).
Baca Juga:Puncak Mudik Nataru 23-24 Desember, Pemerintah Antisipasi Potensi Lonjakan Mobilitas Warga
Tak hanya itu, Sigit mengatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Jasa Marga dalam memberlakukan rekayasa lalu lintas.
"Kita akan memberikan informasi ataupun sosialisasi kepada masyarakat baik melalui jalur radio, jalur TV, ataupun jalur-jalur informasi yang bisa kita berikan sehingga masyarakat tentunya akan siap dan tidak terganggu dengan proses rekayasa yang kita laksanakan,” ujarnya.
Selain itu, dia membeberkan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok dan bahan bakar minyak untuk kebutuhan Nataru. Sejumlah langkah pemberlakuan tersebut guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Nataru nanti akan berjalan dengan baik, aman, dan lancar sebagaimana mestinya.