home sosok muslim

Erma Yulihastin, Tunda Mimpi Jadi Peneliti Demi Melahirkan Buah Hati

Kamis, 22 Desember 2022 - 17:21 WIB
Peneliti klimatologi dari Pusat Riset Sains dan Teknologi Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Erma Yulihastin. (Foto: dok. Erma)
Peringatan Hari Ibu jatuh pada 22 Desember. Hari Ibu merupakan momentum tepat mengenang jasa ibu yang telah melahirkan, berjuang, bahkan bertaruh nyawa demi lahirnya sang anak.

Tentunya, tak mudah menjadi seorang ibu terutama dalam mendidik anak. Terlebih jika harus membagi waktu dengan karier yang sedang dijalani.

Begitulah kisah yang dilewati Erma Yulihastin, seorang ibu sekaligus Peneliti klimatologi dari Pusat Riset Sains dan Teknologi Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Perjalanannya mengejar cita-cita untuk menjadi seorang peneliti terbilang tidak singkat.

Baca Juga:Ateis asal Prancis Masuk Islam Setelah Nonton Piala Dunia Qatar

Salah satu rintangan terberatnya adalah bagaimana harus menyeimbangkan antara tanggung jawab menjadi seorang ibu dan mengejar karier. Dia pun menceritakan awal mula mimpinya tercapai saat lulus kuliah.

Erma diarahkan oleh sang dosen untuk menemui seorang doktor Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jedi Widarto yang dinilai mampu membantunya berproses menggapai cita-cita.

"Saya sudah bercita-cita menjadi peneliti sejak kecil. Saat kuliah, saya sangat ingin menjadi peneliti dan bekerja di lembaga penelitian, seperti LIPI dan LAPAN tetapi rintangannya tak mudah," kata Erma dalam pesan singkat kepada Langit7.id, Kamis (22/12/2021).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
sosok muslim brin hari ibu erma yulihastin
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya