home lifestyle muslim

Niatkan Cari Nafkah karena Allah SWT, Bukan Sekadar Kewajiban

Jum'at, 23 Desember 2022 - 07:00 WIB
Niatkan Cari Nafkah karena Allah SWT, Bukan Sekadar Kewajiban. (Foto: Pixabay).
Seorang suami harus meluruskan niatnya mencari nafkah karena Allah Ta'ala bukan sekadar memenuhi kewajiban semata, sehingga membuahkan pahala dan keberkahan.

Bekerja mencari nafkah bernilai pahala karena dianggap bagian dariibadah. Allah SWT bahkan menyamakan derajat bekerja mencari nafkah dengan berjihad di medan perang, sehingga wafat ketika bekerja bisa tergolong mati syahid.

Dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda: "Satu dinar yang engkau keluarkan di jalan Allah, lalu satu dinar yang engkau keluarkan untuk memerdekakan seorang budak, lalu satu dinar yang engkau yang engkau keluarkan untuk satu orang miskin, dibandingkan dengan satu dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu, maka pahalanya lebih besar (dari amalan kebaikan yang disebutkan tadi)” (HR Muslim no. 995).

Baca Juga: Bolehkah Istri Ikut Mencari Nafkah? Begini Penjelasan Ulama

Dalam hadis lainnya upaya mencari nafkah dengan ikhlas dan hanya mengharapkan ridha Allah SWT akan mendapat balasan yang luar biasa. Dari Sa’ad bin Abi Waqqosh, NabiSAW bersabda:

"Sungguh tidaklah engkau menginfakkan nafkah (harta) dengan tujuan mengharapkan (melihat) wajah Allah (pada hari kiamat nanti) kecuali kamu akan mendapatkan ganjaran pahala (yang besar), sampai pun makanan yang kamu berikan kepada istrimu." (HR. Bukhari no. 56).

Bila mengacu hadis tersebut, seorang suami harus meluruskan kembali niatnya mencari nafkah, bukan karena sekadar kewajiban kepala keluarga atau rutinitas rumah tangga, karena khawatir belum tentu bernilai ibadah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tips rumah tangga suami istri mencari nafkah penghasilan suami
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya