Jangan Gegabah, Begini Atur Keuangan Agar Tidak Bangkrut Usai Liburan
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 26 Desember 2022 - 18:28 WIB
Ilustrasi. Foto: iStock.
Berlibur erat kaitannya dengan pengeluaran yang jumlahnya tidak sedikit. Terlebih bila destinasi liburan ke luar kota atau pulau. Nah, penting kiranya untuk menyusun rencana keuangan sebaik mungkin agar tidak pusing saat liburan usai.
Independent Financial Planner, M Kharisma mengatakan, merencanakan keuangan liburan sangat berhubungan dengan entertaintment, keduanya memiliki kesamaan yaitu rutin dan bulanan.
Baca juga: Punya Dampak Positif, Ini Manfaat Liburan Bareng Anak
"Rutin artinya, Anda setiap minggu ke mall atau jalan ke tempat yang tidak begitu jauh. Hal ini biasanya dikeluarkan dari dana yang didapat setiap bulan," kata Kharisma saat dihubungi Langit7, Senin (26/12/2022).
Kemudian bersifat bulanan atau ditargetkan. Misal dari akhir tahun ini apabila Anda tidak liburan, maka Anda sudah memiliki rencana untuk tahun depan.
"Pokoknya akhir tahun depan itu wajib saya tahun baruan di Eropa misalnya. Jadi itu kan sesuatu yang direncanakan dari jauh-jauh hari, sehingga kalau kayak gitu setiap bulan kita komit untuk menyisihkan dana yang kita dapat untuk kebutuhan di akhir tahun depan," katanya.
Sementara untuk persiapan jauh-jauh hari bisa dilakukan secara dadakan. Dengan catatan Anda mendapatkan bonus yang lumayan besar di bulan sebelumnya.
Independent Financial Planner, M Kharisma mengatakan, merencanakan keuangan liburan sangat berhubungan dengan entertaintment, keduanya memiliki kesamaan yaitu rutin dan bulanan.
Baca juga: Punya Dampak Positif, Ini Manfaat Liburan Bareng Anak
"Rutin artinya, Anda setiap minggu ke mall atau jalan ke tempat yang tidak begitu jauh. Hal ini biasanya dikeluarkan dari dana yang didapat setiap bulan," kata Kharisma saat dihubungi Langit7, Senin (26/12/2022).
Kemudian bersifat bulanan atau ditargetkan. Misal dari akhir tahun ini apabila Anda tidak liburan, maka Anda sudah memiliki rencana untuk tahun depan.
"Pokoknya akhir tahun depan itu wajib saya tahun baruan di Eropa misalnya. Jadi itu kan sesuatu yang direncanakan dari jauh-jauh hari, sehingga kalau kayak gitu setiap bulan kita komit untuk menyisihkan dana yang kita dapat untuk kebutuhan di akhir tahun depan," katanya.
Sementara untuk persiapan jauh-jauh hari bisa dilakukan secara dadakan. Dengan catatan Anda mendapatkan bonus yang lumayan besar di bulan sebelumnya.