LANGIT7.ID, - Jakarta - Berlibur erat kaitannya dengan pengeluaran yang jumlahnya tidak sedikit. Terlebih bila destinasi liburan ke luar kota atau pulau. Nah, penting kiranya untuk menyusun
rencana keuangan sebaik mungkin agar tidak pusing saat liburan usai.
Independent
Financial Planner, M Kharisma mengatakan, merencanakan keuangan
liburan sangat berhubungan dengan entertaintment, keduanya memiliki kesamaan yaitu rutin dan bulanan.
Baca juga: Punya Dampak Positif, Ini Manfaat Liburan Bareng Anak"Rutin artinya, Anda setiap minggu ke mall atau jalan ke tempat yang tidak begitu jauh. Hal ini biasanya dikeluarkan dari dana yang didapat setiap bulan," kata Kharisma saat dihubungi Langit7, Senin (26/12/2022).
Kemudian bersifat bulanan atau ditargetkan. Misal dari akhir tahun ini apabila Anda tidak liburan, maka Anda sudah memiliki rencana untuk tahun depan.
"Pokoknya akhir tahun depan itu wajib saya tahun baruan di Eropa misalnya. Jadi itu kan sesuatu yang direncanakan dari jauh-jauh hari, sehingga kalau kayak gitu setiap bulan kita komit untuk menyisihkan dana yang kita dapat untuk kebutuhan di akhir tahun depan," katanya.
Sementara untuk persiapan jauh-jauh hari bisa dilakukan secara dadakan. Dengan catatan Anda mendapatkan bonus yang lumayan besar di bulan sebelumnya.
Baca juga: 7 Tempat Wisata di Jakarta, Cocok Liburan Bersama Keluarga"Mungkin masih bisa dadakan. Tetapi kalau kayak sekarang saat liburan sekolah sudah pasti harga tiket itu naik satu sampai dua kali lipat," ucap Kharisma.
Untuk menyelaraskan semuanya, maka Co-Founder & Senior Advisor Sipundi.id itu mengatakan harus dilakukan persiapan secara matang.
"Jadi minimal itu kalau saya aja nyari tiket yang liburannya agak jauh itu setidaknya 6 bulan sebelumnya sudah prepare. Kalau di lokal ya 3 bulan sebelumnya itu sudah harus persiapan antara waktu sekarang dengan liburan yang akan datang," katanya.
Menurut Kharisma, persiapan yang cukup matang berkaitan dengan keuangan. Sehingga saat berlibur, Anda tidak lagi pusing memikirkan anggaran yang tersedia untuk bulan selanjutnya.
"Kita inginnya liburan, jadi harus sudah mengatur berapa uangnya yang keluar. Supaya lebih tenang karena kita sudah prepare. Dan bulan setelahnya kita jadi fokus kerja lagi, bukan pulang-pulang malah pusing karena kreditnya banyak, tagihannya banyak dan lainnya," cetus Kharisma.
Baca juga: Jelang Liburan Akhir Tahun, Tol Cipali Mulai Ramai Lancar(est)