BI Siapkan Rp117,7 Triliun Antisipasi Kebutuhan Uang Tunai saat Nataru
Redaksi
Selasa, 27 Desember 2022 - 09:34 WIB
Ilustrasi. Foto: iStock.
Bank Indonesia (BI) menyiapkan Rp117,7 triliun untuk mengantisipasi kebutuhan akan uang tunai pada saat libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).
Deputi Gubernur BI Aida S Budiman menjelaskan jumlah tersebut tumbuh 5,8 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Baca juga: Bank Indonesia Luncurkan Uang Rupiah Baru, Begini Penampilannya
Dia menambahkan, jumlah tersebut telah mempertimbangkan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat, kemudian perkiraan belanja pemerintah dan bansos tunai serta rata-rata kenaikan outflow yang mencapai 4,8 persen.
"Pada minggu kedua Desember 2022 terjadi penarikan uang oleh perbankan Rp54,77 triliun atau 47 persen dari uang yang disediakan. Selanjutnya kesiapan akses bagi masyarakat BI memberikan layanan kas ke perbankan di seluruh kantor perwakilan BI dan ada juga kas keliling ritel 55 kali sebanyak 47 titik layanan," kata Aida dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (27/12/2022).
Baca juga: DPR: Bank Indonesia Perlu Mengawasi Cryptocurrency
Di samping itu BI juga secara khusus melakukan monitoring pelaksana di daerah yang merayakan nataru dan kantong-kantong seperti destinasi wisata.
Deputi Gubernur BI Aida S Budiman menjelaskan jumlah tersebut tumbuh 5,8 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Baca juga: Bank Indonesia Luncurkan Uang Rupiah Baru, Begini Penampilannya
Dia menambahkan, jumlah tersebut telah mempertimbangkan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat, kemudian perkiraan belanja pemerintah dan bansos tunai serta rata-rata kenaikan outflow yang mencapai 4,8 persen.
"Pada minggu kedua Desember 2022 terjadi penarikan uang oleh perbankan Rp54,77 triliun atau 47 persen dari uang yang disediakan. Selanjutnya kesiapan akses bagi masyarakat BI memberikan layanan kas ke perbankan di seluruh kantor perwakilan BI dan ada juga kas keliling ritel 55 kali sebanyak 47 titik layanan," kata Aida dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (27/12/2022).
Baca juga: DPR: Bank Indonesia Perlu Mengawasi Cryptocurrency
Di samping itu BI juga secara khusus melakukan monitoring pelaksana di daerah yang merayakan nataru dan kantong-kantong seperti destinasi wisata.