Pemilu 2024
Kapolri Minta Masyarakat Berkomitmen Wujudkan Pemilu Damai
Andi Muhammad
Sabtu, 31 Desember 2022 - 04:00 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Twitter@ListyoSigitP)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau seluruh elemen masyarakat memiliki semangat dan komitmen untuk menjaga dan mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan Listyo jelang pelaksanaan kontestasi pemilihan umum (Pemilu) 2024.
Menurut Listyo, perbedaan perdapat dan pilihan dalam pesta demokrasi lima tahunan adalah hal yang biasa. Oleh karena itu, seluruh calon pemimpin pun juga harus berkomitmen dalam menjaga persatuan dan kedaulatan Bangsa.
"Tentunya yang menjadi harapan kita bahwa Pemilu 2024 menjadi Pemilu yang lebih baik dibandingkan Pemilu sebelumnya. Kita sepakat bahwa yang namanya politik yang biasa kita sebut bisa membuat polarisasi, itu harus kita hindari," kata Sigit dalam keterangannya, Jumat (30/12/2022).
Baca Juga:Wacana Pemilu Pakai Sistem Proporsional Tertutup, NasDem: Ketua KPU Offside
Kapolri menegaskan, berlangsungnya Pemilu yang tentram diharapkan dapat membuat Indonesia menjadi contoh bagi negara-negara lain. Terutama dalam menciptakan iklim demokrasi yang kondusif.
Untuk itu, seluruh elemen masyarakat dan unsur bangsa harus memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu yang damai.
"Tentunya kita sepakat bahwa Indonesia ingin menjadi salah satu barometer terkait dengan penyelenggaran Pemilu mapan dan demokratis. Yang meninggalkan hal-hal negatif serta polarisasi. Itu menjadi kesepakatan dan komitmen kita," ujar Kapolri.
Menurut Listyo, perbedaan perdapat dan pilihan dalam pesta demokrasi lima tahunan adalah hal yang biasa. Oleh karena itu, seluruh calon pemimpin pun juga harus berkomitmen dalam menjaga persatuan dan kedaulatan Bangsa.
"Tentunya yang menjadi harapan kita bahwa Pemilu 2024 menjadi Pemilu yang lebih baik dibandingkan Pemilu sebelumnya. Kita sepakat bahwa yang namanya politik yang biasa kita sebut bisa membuat polarisasi, itu harus kita hindari," kata Sigit dalam keterangannya, Jumat (30/12/2022).
Baca Juga:Wacana Pemilu Pakai Sistem Proporsional Tertutup, NasDem: Ketua KPU Offside
Kapolri menegaskan, berlangsungnya Pemilu yang tentram diharapkan dapat membuat Indonesia menjadi contoh bagi negara-negara lain. Terutama dalam menciptakan iklim demokrasi yang kondusif.
Untuk itu, seluruh elemen masyarakat dan unsur bangsa harus memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu yang damai.
"Tentunya kita sepakat bahwa Indonesia ingin menjadi salah satu barometer terkait dengan penyelenggaran Pemilu mapan dan demokratis. Yang meninggalkan hal-hal negatif serta polarisasi. Itu menjadi kesepakatan dan komitmen kita," ujar Kapolri.