home wisata halal

Menparekraf Ajak PHRI Garut Bersiap Sambut ‘Revenge Tourism’

Senin, 23 Agustus 2021 - 16:52 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno (kiri) usai berdiskusi dengan PHRI Provinsi Jawa Barat. (foto: Kemenparekraf)
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak para pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif untuk bersiap menyambut serangan pariwisata (Revenge Tourism) ketika level PPKM dilonggarkan atau diturunkan seiring melandainya kasus Covid-19 di Indonesia.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan banyak masyarakat yang mulai jenuh dan ingin sekali berwisata setelah 1 tahun 7 bulan ini dilanda pandemi Covid-19.

Ia pun meminta stakeholder parekraf khususnya PHRI, harus dapat mempersiapkan diri menerima kunjungan wisatawan yang sangat masif nantinya.

"Contohnya yang terjadi di India, setelah lockdown, di sana terjadi revenge tourism. Semua penerbangan habis, okupansi hotel full bahkan kelebihan permintaan sebesar 40 persen dan akhirnya banyak wisatawan yang kecewa," ujar Sandiaga saat berdiskusi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Garut di Rancabago Hotel and Resort Kabupaten Garut, Jawa Barat, Ahad (22/8).

Menurut Sandi, hal itu bisa terjadi di Jawa Barat lantaran destinasi-destinasi di Garut yang bisa dicapai dengan menggunakan transportasi darat dari Jakarta selama kurang lebih tiga jam.

Baca juga:Menparekraf Bantu Pelaku Parekraf di Desa Wisata Cangkuang

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu para pelaku parekraf di Garut mengibarkan bendera putih sebagai tanda mereka membutuhkan keberpihakan pemerintah untuk hadir dan membantu di tengah pandemi Covid-19. Terlebih, tidak ada satupun yang bakal mengetahui secara pasti kapan pandemi akan berakhir.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
phri jawa barat pariwisata kemenparekraf
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya