Kisah Gus Dur Diprotes Sejumlah Kiai Usai Cabut Tap MPR soal PKI
Arif purniawan
Selasa, 03 Januari 2023 - 20:30 WIB
Karikatur wajah Gus Dur. (Foto: Santrigusdur.com)
Semasa menjabat sebagai Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur pernah membuat heboh kalangan kiai. Para Kiai sepuh itu geger lantaran keputusan Gus Dur mencabut Tap MPR soal PKI.
Dalam Tap MPR yang diterbitkan di era Presiden Soeharto itu menyatakan bahwa anak turun PKI tidak boleh jadi pegawai. Keturunan PKI tidak boleh jadi TNI dan tidak boleh jadi Polri. Perlu ada penyelidikan khusus mengenai keturunan dan nasabnya, untuk memastikan bukan berasal dari PKI.
Pengasuh Ponpes API Tegalrejo Magelang, KH M Yusuf Chudlori mengatakan, para Kiai geger karena Gus Dur akan menghidupkan PKI lagi. Tap MPR yang dibuat Soeharto, justru dicabut di era Gus Dur yang dikenal dengan dengan ulama dan Kiai.
Baca juga:5 Teladan Gus Dur yang Habiskan Umur untuk Kemanusiaan
Kebetulan saat sedang ramai soal itu, Gus Dur menghadiri acara khataman di Ponpes API Tegalrejo Magelang.
“Akhirnya sejumlah Kiai minta waktu, tabayun. Sebelum naik ke podium, ada yang meminta Gus Dur itu ke rumahnya Mas Dur (pengasuh Ponpes API),” kata Gus Yusuf.
Para Kiai yang bertanya itu juga merupakan santri dari alm KH Chudlori. Kemudian mereka ada yang tanya. “Gimana Gus soal Tap MPR. Kok jenengan cabut tap MPR,” kata salah satu Kiai tersebut, ditirukan Gus Yusuf.
Dalam Tap MPR yang diterbitkan di era Presiden Soeharto itu menyatakan bahwa anak turun PKI tidak boleh jadi pegawai. Keturunan PKI tidak boleh jadi TNI dan tidak boleh jadi Polri. Perlu ada penyelidikan khusus mengenai keturunan dan nasabnya, untuk memastikan bukan berasal dari PKI.
Pengasuh Ponpes API Tegalrejo Magelang, KH M Yusuf Chudlori mengatakan, para Kiai geger karena Gus Dur akan menghidupkan PKI lagi. Tap MPR yang dibuat Soeharto, justru dicabut di era Gus Dur yang dikenal dengan dengan ulama dan Kiai.
Baca juga:5 Teladan Gus Dur yang Habiskan Umur untuk Kemanusiaan
Kebetulan saat sedang ramai soal itu, Gus Dur menghadiri acara khataman di Ponpes API Tegalrejo Magelang.
“Akhirnya sejumlah Kiai minta waktu, tabayun. Sebelum naik ke podium, ada yang meminta Gus Dur itu ke rumahnya Mas Dur (pengasuh Ponpes API),” kata Gus Yusuf.
Para Kiai yang bertanya itu juga merupakan santri dari alm KH Chudlori. Kemudian mereka ada yang tanya. “Gimana Gus soal Tap MPR. Kok jenengan cabut tap MPR,” kata salah satu Kiai tersebut, ditirukan Gus Yusuf.