home global news

Kondisi Ekonomi Memburuk, Amazon Bakal PHK 18.000 Karyawan

Kamis, 05 Januari 2023 - 15:34 WIB
Gudang Amazon dan pusat distribusi di Shelby Township, Michigan. (Foto: Langit7/iStock)
Raksasa teknologi Amazon mengumumkan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap lebih dari 18.000 karyawannya. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh CEO Amazon, Andy Jassy dalam sebuah memo kepada staf perusahaan.

Dalam sebuah unggahan di situs Amazon, Jassy mengatakan, pengurangan staf dipicu oleh kondisi ekonomi yang tidak pasti. Perekrutan cepat yang dilakukan perusahaan selama beberapa tahun terakhir juga menjadi pemicunya.

Menurut Jassy, pengumuman rencana PHK sebanyak 10.000 sudah dilakukan sejak November 2022. Pada 2023, Amazon mengungkapkan ada lebih banyak pengurangan hingga 18.000 karyawan.

Baca Juga:TikTok PHK Masal Ratusan Karyawan

"Tinjauan tahun ini lebih sulit mengingat ekonomi yang tidak pasti dan kami telah mempekerjakan dengan cepat selama beberapa tahun terakhir. Kami mengomunikasikan keputusan sulit untuk menghilangkan sejumlah posisi di seluruh bisnis kami," tulis Jassy, di blog Amazon, Kamis (6/1/2022).

Pemutusan hubungan kerja itu akan terjadi di beberapa tim. Mayoritas karyawan terdampak mereka bekerja di bagian Amazon Stores serta divisi People, Experience, and Technology.

Karyawan yang terdampak PHK akan dihubungi mulai 18 Januari. Sejumlah 18.000 karyawan yang di-PHK merupakan 1,2 persen dari sekitar 1,5 juta pekerja diperusahaan tersebut.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
phk amazon perusahaan teknologi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya