home global news

BMKG Resmi Akhiri Peringatan Dini Tsunami di Maluku Barat Daya

Rabu, 11 Januari 2023 - 11:36 WIB
BMKG Resmi Akhiri Peringatan Dini Tsunami di Maluku Barat Daya. Foto: Istimewa.
Badan dan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) RI resmi mengakhiri peringatan dini tsunami, akibat gempa bumi dengan magnitudo 7,5 di pantai utara Maluku Barat Daya pada pukul 00.47 WIB, kemarin (10/1/2023).

Kepala BMKG RI, Dwikorita Karnawari menjelaskan peringatan dini tsunami diakhiri berdasarkan proses permodelan dan pengamatan pada area yang terdampak oleh gempa.

"Setelah dua jam dikeluarkannya peringatan dini tsunami, maka BMKG mengakhiri peringatan dini tersebut. Namun kami tegaskan bahwa peringatan ini bukan dicabut, hanya diakhiri. Kami imbau agar masyarakat tetap waspada dan tetap beraktivitas seperti biasa," kata Dwikorita dalam keterangannya.

Dengan begitu, ungkap Dwikorita peringatan dini tsunami tersebut dinyatakan telah berakhir. "Pengakhiran peringatan dini ini, didasarkan pada standar perhitungan waktu kedatangan tsunami hingga dua jam setelah peristiwa gempa," ujarnya.

Baca Juga:Bantu Guru Penyintas di Cianjur, Dompet Dhuafa Gelar Lokakarya Sekolah Ceria

Selain itu, melalui pemantauan kenaikan titik muka air laut di empat titik dipastikan tidak terjadi kenaikan secara signifikan. "Berdasarkan observasi dengan metode 'tide gauge' di empat lokasi sekitar gempa yaitu Seira, Adaut, Lirang dan Larat tidak menunjukkan adanya anomali atau perubahan tinggi muka air laut yang signifikan," lanjut Dwikorita.

Berdasarkan keterangan BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,37° Lintang Selatan (LS) ; 130,23° Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 136 km arah barat laut Maluku Tenggara Barat, Maluku pada kedalaman 130 km.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
bmkg gempa bumi maluku dampak gempa musibah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya