Jokowi Dukung Yusril Sebagai Capres: Ini Serius!
Fajar adhitya
Rabu, 11 Januari 2023 - 19:35 WIB
Presiden Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional dan Musyawarah Dewan Partai Bulan Bintang, Rabu (11/1/2023) (foto: tangkapan layar)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan mendukung Yusril Ihza Mahendra bila Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu maju sebagai capres atau cawapres pada Pilpres 2024. Presiden mengaku tahu rekam jejak politik Yusril yang dinilainya baik.
“Kalau menyimak apa yang disampaikan Prof Yusril, saya mendukung, loh!,” kata Presiden saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional dan Musyawarah Dewan Partai Bulan Bintang, Rabu (11/1/2023) yang disiarkan secara daring.
“Kalau Prof Yusril di 2024 nanti dicalonkan jadi presiden atau wakil presiden. Ini serius,” imbuh Jokowi.
Baca juga:Jaga Demokrasi, 8 Fraksi DPR Tolak Pemilu Proporsional Tertutup
Jokowi melanjutkan, sekarang tugas PBB adalah mencarikan kendaraan politik untuk Yusril maju sebagai capres atau cawapres. Pada Juli silam, keinginan PBB usung Yusril sebagai capres kandas setelah Mahkamah Kosntitusi (MK) menolak gugatan Presidential Treshold.
“Tugasnya PBB mencarikan kendaraan supaya sampai 20 persen. Iya dong. Tugasnya di situ, begitu dapat kendaraan, saya dukung. Serius,” kata Jokowi.
Jokowi mengaku punya “utang” politik kepada PBB saat dia menjabat sebagai Wali Kota Solo. Saat itu, PBB termasuk partai yang mendukungnya.
“Kalau menyimak apa yang disampaikan Prof Yusril, saya mendukung, loh!,” kata Presiden saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional dan Musyawarah Dewan Partai Bulan Bintang, Rabu (11/1/2023) yang disiarkan secara daring.
“Kalau Prof Yusril di 2024 nanti dicalonkan jadi presiden atau wakil presiden. Ini serius,” imbuh Jokowi.
Baca juga:Jaga Demokrasi, 8 Fraksi DPR Tolak Pemilu Proporsional Tertutup
Jokowi melanjutkan, sekarang tugas PBB adalah mencarikan kendaraan politik untuk Yusril maju sebagai capres atau cawapres. Pada Juli silam, keinginan PBB usung Yusril sebagai capres kandas setelah Mahkamah Kosntitusi (MK) menolak gugatan Presidential Treshold.
“Tugasnya PBB mencarikan kendaraan supaya sampai 20 persen. Iya dong. Tugasnya di situ, begitu dapat kendaraan, saya dukung. Serius,” kata Jokowi.
Jokowi mengaku punya “utang” politik kepada PBB saat dia menjabat sebagai Wali Kota Solo. Saat itu, PBB termasuk partai yang mendukungnya.