Coppa Italia
Tampil Tak Meyakinkan, AC Milan Takluk 0-1 dari Torino
Garry Talentedo Kesawa
Kamis, 12 Januari 2023 - 06:30 WIB
Pemain Torino, Ndary Adopo usai menaklukkan gawang AC Milan yang dikawal Ciprian Tatarusanu. (Foto: Twitter @TorinoFC1906En)
AC Milan menelan kekalahan memilukan 0-1 dari Torino di babak 16 besar Coppa Italia 2022/2023. Hasil ini tak hanya sekadar soal angka, tapi juga membuat Rossoneri tersingkir dari turnamen.
Bertanding di San Siro, Kamis (12/1/2023) dini hari WIB, Milan langsung tampil menekan sejak menit awal. Di laga ini, pelatih Stefano Pioli banyak menurunkan pemain cadangan guna merotasi skuad utama.
Tampil dengan formasi 4-2-3-1, Pioli memilih Charles De Ketelaere sebagai 'false nine' alias penyerang palsu. Tiga pemain disiapkan sebagai pendukung, yakni Aster Vranckx, Brahim Diaz dan Alexis Saelemaekers.
Baca Juga:Jelang AC Milan vs Torino, Kesempatan Rossoneri Balas Kekalahan
Pertandingan berjalan lambat pada babak pertama. Meski Milan kerap menggencarkan serangan, rupanya hal itu belum cukup untuk menembus rapatnya barisan pertahanan yang digalang Torino.
Hal serupa juga terjadi di babak kedua. Tuan rumah acapkali seperti orang kebingungan saat menguasai bola. Tak jarang para pemain Milan kehilangan bola dan direbut dengan mudah oleh pemain Torino.
Milan tampak mendapat angin segar saat Torino kehilangan satu pemain, yakni Koffi Djidji yang diganjar kartu kuning kedua (kartu merah) oleh wasit. Sayangnya, unggul jumlah pemain tak mampu dimanfaatkan Milan dengan baik hingga laga tuntas tanpa gol selama 90 menit waktu normal berlalu.
Bertanding di San Siro, Kamis (12/1/2023) dini hari WIB, Milan langsung tampil menekan sejak menit awal. Di laga ini, pelatih Stefano Pioli banyak menurunkan pemain cadangan guna merotasi skuad utama.
Tampil dengan formasi 4-2-3-1, Pioli memilih Charles De Ketelaere sebagai 'false nine' alias penyerang palsu. Tiga pemain disiapkan sebagai pendukung, yakni Aster Vranckx, Brahim Diaz dan Alexis Saelemaekers.
Baca Juga:Jelang AC Milan vs Torino, Kesempatan Rossoneri Balas Kekalahan
Pertandingan berjalan lambat pada babak pertama. Meski Milan kerap menggencarkan serangan, rupanya hal itu belum cukup untuk menembus rapatnya barisan pertahanan yang digalang Torino.
Hal serupa juga terjadi di babak kedua. Tuan rumah acapkali seperti orang kebingungan saat menguasai bola. Tak jarang para pemain Milan kehilangan bola dan direbut dengan mudah oleh pemain Torino.
Milan tampak mendapat angin segar saat Torino kehilangan satu pemain, yakni Koffi Djidji yang diganjar kartu kuning kedua (kartu merah) oleh wasit. Sayangnya, unggul jumlah pemain tak mampu dimanfaatkan Milan dengan baik hingga laga tuntas tanpa gol selama 90 menit waktu normal berlalu.