Kisruh Liga 2 Dihentikan, Karena PT LIB Tak Punya Uang
Fajar adhitya
Jum'at, 13 Januari 2023 - 17:46 WIB
Pemain PSCS Cilacap yang bermain di liga 2 meminta agar kompetisi tetap dilanjutkan (foto: PSCS Cilacap)
Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI memutuskan menghentikan kelanjutan Kompetisi Liga 2 musim 2022/2023. Kepastian ini diambil seusai rapat yang berlangsung di kantor PSSI, GBK Arena, Kamis (12/1).
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi menyatakan, penghentian kompetisi Liga 2 berdasarkan permintaan sebagian besar klub. Dilansir laman resmi Liga Indonesia Baru (LIB), dia mengatakan, tidak ada kesesuaian konsep pelaksanaan lanjutan kompetisi antara klub dan operator.
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi di Twitter mengungkapkan bahwa peserta Liga 2 sebenarnya meminta kompetisi dilanjutkan dengan sistem bubble. Namun, lanjutnya, LIB tak ada uang melanjutkan kompetisi dengan sistem bubble.
Baca juga:Liga 2 Dihentikan, Atta Halilintar: Sekian dan Terima Kasih Sepak Bola
“Sebenarnya peserta Liga 2 meminta bubble, tapi LIB tak ada uang. Tak punya duit itu risiko LIB, silakan cari cara, itulah Tugas Direksi, bukan menghentikan kompetisi,” cuit Achsanul dikutip Jumat (13/1/2023).
Achsanul melampirkan sebuah surat berkop PT LIB bernomor 836/ LIB/-COR/XII/2022 yang ditujukan kepada Ketua Umum PSSI . Akhir surat terdapat tanda tangan atas nama Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus bertanggal 20 Desember 2022.
Surat tersebut berisi tiga poin, pertama PT LIB berencana melanjutkan pertandingan Liga 2 dengan format home dan away yang dilaksanakan pada awal Januari 2023 sampai awal April 2023.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi menyatakan, penghentian kompetisi Liga 2 berdasarkan permintaan sebagian besar klub. Dilansir laman resmi Liga Indonesia Baru (LIB), dia mengatakan, tidak ada kesesuaian konsep pelaksanaan lanjutan kompetisi antara klub dan operator.
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi di Twitter mengungkapkan bahwa peserta Liga 2 sebenarnya meminta kompetisi dilanjutkan dengan sistem bubble. Namun, lanjutnya, LIB tak ada uang melanjutkan kompetisi dengan sistem bubble.
Baca juga:Liga 2 Dihentikan, Atta Halilintar: Sekian dan Terima Kasih Sepak Bola
“Sebenarnya peserta Liga 2 meminta bubble, tapi LIB tak ada uang. Tak punya duit itu risiko LIB, silakan cari cara, itulah Tugas Direksi, bukan menghentikan kompetisi,” cuit Achsanul dikutip Jumat (13/1/2023).
Achsanul melampirkan sebuah surat berkop PT LIB bernomor 836/ LIB/-COR/XII/2022 yang ditujukan kepada Ketua Umum PSSI . Akhir surat terdapat tanda tangan atas nama Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus bertanggal 20 Desember 2022.
Surat tersebut berisi tiga poin, pertama PT LIB berencana melanjutkan pertandingan Liga 2 dengan format home dan away yang dilaksanakan pada awal Januari 2023 sampai awal April 2023.