home global news

Cegah Karhutla di Musim Kemarau, Pemerintah Siapkan Hujan Buatan

Sabtu, 21 Januari 2023 - 16:21 WIB
Ilustrasi kebakaran hutan. Foto: LANGIT7/iStock
Pemerintah Indonesia menyiapkan teknologi modifikasi cuaca untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyambut musim kemarau kering yang diprediksi terjadi pada 2023.

Penerapan teknologi modifikasi cuaca yang dahulu dikenal sebagai hujan buatan merupakan bagian dari upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan cara pebasahan gambut. Metode itu efektif saat menangani kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada 2020.

Baca juga: Masuk Musim Kemarau, BNPB Ingatkan Potensi Kebakaran Hutan

"Akhir Februari atau pertengahan Maret, kami sudah mulai operasi, karena biasanya Pak Presiden akan pesan jangan sampai Lebaran ada asap," ungkap Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, dalam keterangannya di laman Polri, Sabtu (21/1/2023).

Dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga aparat penegak hukum dan Pemerintah Daerah.

Sebelumnya, BMKG menyatakan bencana kebakaran hutan diprediksi meningkat di 2023, sama seperti kejadian pada 2019.

Fenomena La Nina yang semakin melemah dan masuk netral menyebabkan curah hujan menurun, sehingga berpotensi menciptakan titik api di kawasan hutan dan lahan. Bahkan kondisi netral itu sangat dekat hampir berhimpit dengan El Nino lemah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
modifikasi cuaca hujan buatan musim kemarau bmkg
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya